Video Anak-anak Teriak Bunuh Ahok yang Jadi Bahan Vlog Kaesang

kumparanNEWSverified-green

clock
google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
Pawai anak-anak bilang bunuh Ahok (Foto: Youtube Video FB)
zoom-in-whitePerbesar
Pawai anak-anak bilang bunuh Ahok (Foto: Youtube Video FB)

Anak Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep, dilaporkan ke polisi karena dianggap melakukan penodaan agama dan ujaran kebencian dalam video blog (vlog) berjudul #BapakMintaProyek.

Vlog itu berisi tanggapan Kaesang atas video viral anak-anak yang teriak 'bunuh Ahok'. Video itu viral pada 24 Mei 2017 tak lama setelah terjadinya ledakan bom bunuh diri di Kampung Melayu, Jakarta Timur pada hari yang sama.

Dalam video itu, tampak anak-anak sedang mengikuti pawai obor menyambut bulan Ramadhan dengan beragam yel-yel dan alunan musik. Dalam salah satu cuplikan video itu, ada saat anak-anak yang teriak "Bunuh, bunuh, bunuh si Ahok, bunuh si Ahok sekarang juga".

video youtube embed

Video itu viral karena ada yang mengaitkan dengan ledakan bom bunuh diri di Kampung Melayu. Polisi saat itu berjanji mengusut video viral itu, namun hingga saat ini belum ada yang membuktikan lokasi dan peristiwa rinci pawai obor anak-anak tersebut.

Namun video yang viral itu memancing putra bungsu Jokowi, Kaesang Pangarep membuat vlog berjudul #BapakMintaProyek. Di bagian awal vlog, Kaesang membuat parodi soal anak minta proyek, tapi pada bagian selanjutnya adalah soal kekhawatiran Kaesang pada generasi muda.

Nah, ditampilkanlah video viral itu dalam vlog Kesang. "Di sini saya bukannya membela Pak Ahok, tapi di sini aku mempertanyakan kenapa anak seumur mereka bisa begitu. Sangat disayangan kenapa anak kecil seperti mereka itu udah belajar untuk menyebarkan kebencian. Apaan coba, dasar ndeso" ucap Kaesang.

video youtube embed

Gara-gara vlog itu, Kaesang dilaporkan ke Polres Bekasi Kota oleh seorang warga bernama Hidayat dalam laporan polisi bernomor LP/1049/K/VII/2017/SPKT/Restro Bekasi Kota, tertanggal 2 Juli 2017. Hidayat menyebut ada ujaran kebencian dan penodaan agama dalam vlog Kaesang.

Tepatnya pada bagian, "Enggak mau mensalatkan padahal sesama muslim karena perbedaan dalam memilih pemimpin, apaan coba, dasar ndeso."

Tentu saja adanya laporan itu membuat video anak-anak yang teriak bunuh Ahok kembali ramai. Bahkan, Kapolda Metro Jaya Irjen Iriawan hingga Kapolri Jenderal Tito Karnavian angkat bicara yang intinya polisi akan profesional mengusut laporan terhadap anak Presiden ini.

"Ya ada laporan itu. Tapi kita lihat akan melakukan lidik dulu ya. Nanti Bapak Kapolda yang melakukan lidik. Kita akan dengar keterangan saksi. Kemudian, bukan saksi yang melapor, kita akan undang beberapa saksi ahli. Nanti akan kita putuskan segera," ucap Tito saat mengantarkan Jokowi untuk kunjungan ke Jerman di Bandara Hallim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (5/7).