Video: Detik-detik Penangkapan Dewi Astutik di Kamboja

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
4
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Detik-detik penangkapan Dewi Astutik, penyelundup 2 ton sabu di Kamboja. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Detik-detik penangkapan Dewi Astutik, penyelundup 2 ton sabu di Kamboja. Foto: Dok. Istimewa

Dewi Astutik, gembong narkoba, penyelundup 2 ton sabu, ke Indonesia ditangkap. Dewi alias Mami ini ditangkap Sihanoukville, Kamboja, Senin (1/12).

Dewi akan tiba di Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, hari ini, Selasa (2/12). Dia akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut usai diterbangkan dari Kamboja.

Penangkapan ini dilakukan Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Kepolisian Kamboja, KBRI Phnom Penh, Atase Pertahanan RI di Kamboja, serta Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI.

Dari video yang diterima kumparan, Dewi awalnya terlihat hendak masuk ke dalam mobil putih di dekat lobi hotel. Ia terlihat menggunakan kaus putih.

Tak berselang lama, petugas langsung menghampiri dan menyergapnya.

Dewi pun ditangkap tanpa perlawanan.

video from internal kumparan
Detik-detik penangkapan Dewi Astutik, penyelundup 2 ton sabu di Kamboja. Foto: Dok. Istimewa

Kepala BNN Komjen Suyudi Ario Seto mengatakan, Dewi ditangkap bersama dengan seorang laki-laki. Namun, soal identitasnya, Suyudi belum menyampaikannya.

"Laki-laki yang tengah bersama yang bersangkutan (Dewi Astutik) saat ini masih dilakukan pendalaman," kata Suyudi Ario Seto di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa, (2/12).

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Irjen Pol Suyudi Ario Seto memberikan keterangan pers penangkapan DPO jaringan narkotika internasional di Gedung 600 PT Angkasa Pura, Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (2/11/2025). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Kata dia, saat proses penangkapan pada 1 Desember 2025 itu, keduanya bersikap kooperatif dan mengikuti perintah para petugas.

"Penangkapan bersama tim gabungan dan saat ditangkap DA (Dewi Astutik) ini tanpa perlawanan dan cukup kooperatif," ujarnya.