kumparan
11 April 2019 14:55

Video: Geger Surat Suara di Malaysia Sudah Tercoblos Jokowi-Ma'ruf

Surat Suara Tercoblos 01 Ditemukan di Selangor, Malaysia
Surat Suara Tercoblos 01 Ditemukan di Selangor, Malaysia. Foto: Dok. Istimewa
Bawaslu membenarkan video soal temuan surat suara yang sudah tercoblos untuk paslon 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin, di Selangor, Malaysia. Buntutnya, Bawaslu meminta KPU menghentikan pemungutan suara di seluruh wilayah Malaysia.
ADVERTISEMENT
Video berdurasi lima menit yang diterima Bawaslu memperlihatkan surat suara yang tercoblos itu disimpan dalam sebuah rumah toko (ruko) tak berpenghuni. Tak hanya sudah tercoblos untuk 01, video itu juga menampakkan surat suara untuk pemilihan legislatif (pileg) DPR RI tercoblos untuk caleg bernama Achmad dari Partai NasDem dengan nomor urut 03. Namun, belum diketahui secara pasti kapan video itu diambil.
"Jadi kami harap KPU membatalkan pemungutan Malaysia hari ini sampai tanggal 14, kami harap dibatalkan, kalau enggak, kami akan duduki Kedutaan Besar Malaysia," ujar salah seorang pria dalam video tersebut.
Komisioner Bawaslu, Fritz Edward Siregar, sudah menindaklanjuti temuan itu. "Panwaslu (Panitia Pengawas Pemilu) LN (Luar Negeri) Kuala Lumpur sebagai penemu, kita well informed. Kami akan meminta KPU menghentikan pemungutan suara di seluruh Malaysia sementara sampai semua jelas," kata Fritz saat dikonfirmasi, Kamis (11/4).
ADVERTISEMENT
Dalam jadwal KPU disebutkan bahwa pemungutan suara untuk Pilpres 2019 di luar negeri dengan sistem TPS sudah berlangsung sejak 8 April 2019. Sementara, untuk Malaysia, dijadwalkan pemungutan suara pada 14 April 2019.
Video
------------------------------
kumparan akan menayangkan live streaming debat terakhir Pilpres 2019 pada Sabtu (13/4). Live streaming debat dengan tema ‘Ekonomi dan Kesejahteraan Sosial, Keuangan dan Investasi serta Perdagangan dan Industri’ dapat disaksikan di semua platform kumparan atau melalui channel Youtube kumparan.
Poster Pemilu 2019
Poster Pemilu 2019. Foto: kumparan
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan