Video: Memantau Tsunami Minor di Pesisir Laut Sulut Akibat Gempa Filipina

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Basarnas Manado menerjunkan sejumlah personel ke daerah pesisir di wilayah Sulut. Foto: Dok. Basarnas Manado
zoom-in-whitePerbesar
Basarnas Manado menerjunkan sejumlah personel ke daerah pesisir di wilayah Sulut. Foto: Dok. Basarnas Manado

Basarnas Manado menerjunkan sejumlah personel ke daerah pesisir di wilayah Sulut akibat gempa 7,6 Magnitudo di Pulau Mindanao, Filipina bagian selatan. Getaran gempa tersebut berpotensi tsunami di beberapa wilayah di Sulawesi Utara.

Kasi Ops Basarnas Manado, Jendry, mengatakan telah menerjunkan personel di beberapa titik yang dilaporkan terdampak gempa Filipina hingga terjadi tsunami di Sulut.

“Kami telah mengerahkan personel ke pesisir pantai,” kata Jendry, Jumat (10/10).

Basarnas Manado menerjunkan sejumlah personel ke daerah pesisir di wilayah Sulut. Foto: Dok. Basarnas Manado

Beberapa video yang diterima kumparan, tampak Tim SAR tengah berpatroli di titik yang dilaporkan terjadi tsunami minor.

“Yang kami dapat situasi masih aman. Belum ada peningkatan ombak signifikan,” sambungnya.

video from internal kumparan

Meski begitu, Tim SAR masih menyiagakan personel di beberapa lokasi seperti, Talaud, Sangihe, Likupang, Bitung dan Amurang.

“Kami sudah menyiagakan anggota yang ada untuk mengantisipasi kemungkinan yang terjadi,” tandasnya.

Selain memantau perairan pantai, petugas juga mengimbau masyarakat untuk waspada dan tidak beraktivitas di laut sementara waktu.

video from internal kumparan

Berikut update terkini ketinggian tsunami di sejumlah wilayah Sulut pukul 10.41 WIB atau 11.41 WITA:

  • Sangihe, Sulawesi Utara: 11 cm

  • Beo, Talaud, Sulawesi Utara: 7 cm

  • Essang, Talaud, Sulawesi Utara: 5 cm

  • Melonguane, Sulawesi Utara: 3,5 cm

Pusat gempa di Filipina, Jumat (10/10/2025) turut memicu tsunami minor di Sulawesi Utara. Foto: Dok. USGS