Viral 2 Pemotor Berkelahi di Jalan di Bali, Akhirnya Berakhir Damai

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi pemotor yang merokok saat berkendara Foto: dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pemotor yang merokok saat berkendara Foto: dok. Istimewa

Sebuah video yang mempertontonkan dua pria sedang berkelahi di pinggir jalan viral di media sosial. Dalam video tersebut, tampak seorang lelaki menendang dan menantang lawannya untuk adu jotos.

Masih dalam video yang sama, terdengar suara teriakan seorang perempuan sambil menangis agar perkelahian dihentikan.

Kapolsek Sukawati Kompol I Made Ariawan mengatakan, dua pria yang berkelahi tersebut adalah warga sipil bernama I Nyoman Pasek (51) dan anggota kepolisian Polsek Sukawati Aiptu I Wayan Suberata.

Perkelahian terjadi di Jalan Pasekan, Banjar Tubuh, Desa Batubulan, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, Bali, Kamis (30/6) pukul 15.30 WITA kemarin.

"Perkelahian dipicu ada kesalahpahaman. Dikira (Suberata) menyerempet yang bersangkutan (Pasek) tapi kenyataannya tidak ada," kata Ariawan saat dihubungi, Jumat (1/7).

Kasus ini bermula saat korban ke luar rumah menggunakan sepeda motor membeli sayur ke sebuah warung yang terletak di pinggir jalan. Setiba di sana, warung itu tutup. Korban memutuskan putar balik bersama motornya.

"Pada saat yang bersamaan datang dari arah timur pelaku dengan motor dan membonceng cucu berteriak,"Bangsat, saya bunuh kamu,"kata Ariawan meniru ucapan pelaku.

Mendengar perkataan pelaku, korban berhenti. Korban melihat pelaku mendatangi dirinya. Saat berhadapan, pelaku melempar korban dengan botol plastik. Korban dan pelaku terlibat cekcok mulut.

Cucu pelaku meminta agar perkelahian dihentikan. Pelaku justru menendang tubuh dan motor korban. Pelaku bahkan menelepon teman-temannya untuk datang ke lokasi kejadian.

"Pada saat itu karena TKP di jalan raya sehingga menimbulkan kemacetan dan banyak warga masyarakat yang menonton dan mengambil video serta memviralkan di media sosial,"kata Ariawan.

Ariawan mengatakan, korban memutuskan meninggalkan motornya dan berjalan kaki ke Polsek Sukawati untuk melaporkan kasus ini.

Ariawan mengatakan, telah mempertemukan pelaku dan korban di Polsek Sukawati, siang tadi sekitar pukul 14.00 WITA. Pelaku dan korban mengaku sama-sama salah dan sepakat berdamai.

"Setelah diadakan mediasi, kedua belah pihak menyadari kekeliruannya dan hanya terjadi miskomunikasi sehingga kedua belah pihak sepakat untuk menyelesaikan permasalahan tersebut secara kekeluargaan dan damai," katanya.

instagram embed