Viral Aksi Tanam Pohon di Kudus Disorot, Bupati Beri Penjelasan

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Bupati Kudus, Sam'ani Intakoris kembali menanam bibit pohon di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kabupaten Kudus, Jumat (25/9/2026). Foto: Vega Ma'arijil Ula/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Bupati Kudus, Sam'ani Intakoris kembali menanam bibit pohon di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kabupaten Kudus, Jumat (25/9/2026). Foto: Vega Ma'arijil Ula/kumparan

Aksi Bupati Kudus, Jawa Tengah, Sam'ani Intakoris menanam pohon di dekat trotoar dan rambu lalu lintas viral di media sosial. Aksi tersebut menuai sorotan dari netizen karena lokasi penanaman pohon dinilai kurang tepat.

Sam'ani kemudian memberikan klarifikasi terkait aksi tersebut. Ia berterima kasih atas masukan yang disampaikan netizen. Ia menjelaskan, jenis pohon yang ditanam memiliki akar yang dinilai tidak merusak jalan maupun trotoar.

"Tanaman yang kami tanam itu jenis pule dan tabebuya. Akarnya tidak merusak jalan. Tanaman ini juga sebagai tempat peneduh," kata Sam'ani, Jumat (25/9).

Ia mengatakan penanaman pohon tersebut merupakan bagian dari program penghijauan sekaligus untuk menjadi peneduh dan membantu sirkulasi udara.

"Setiap hari Jumat, kami ada program menanam 50 bibit pohon. Saya juga sudah paham aturan menanam pohon tepi jalan," terangnya.

Bupati Kudus, Sam'ani Intakoris kembali menanam bibit pohon di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kabupaten Kudus, Jumat (25/9/2026). Foto: Vega Ma'arijil Ula/kumparan

Menurut Sam'ani, lokasi tersebut sebelumnya merupakan titik yang kosong. Ia kemudian berinisiatif menanam bibit pohon pule di lokasi tersebut.

"Seperti hari ini kan ada bekas pohon yang sudah mati, kemudian kami tanami lagi. Perlu diketahui ini bukan proyek. Tanaman ini kiriman masyarakat saat HUT Kudus yang kami kumpulkan, kemudian kami tanam," ujarnya.

Sam'ani mengatakan pohon yang ditanam akan dipindahkan jika nantinya tumbuh besar dan mengganggu pengguna jalan.

"Kalau sudah membesar, nanti kami pindahkan kalau memang mengganggu masyarakat," imbuhnya.

Dinas PUPR: untuk Penghijauan

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kudus, Harry Wibowo, mengatakan penanaman pohon di tepi jalan dilakukan untuk menghijaukan kawasan perkotaan sekaligus menjadi peneduh.

"Masyarakat perlu keasrian, sebagai peneduh juga dan mengurangi polusi," ujarnya.

Harry mengatakan penanaman pohon akan terus dilakukan, di antaranya di Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan Diponegoro. Lokasi tersebut dipilih karena berada di kawasan perkotaan.

"Supaya lebih hijau area perkotaannya. Tanaman yang kami pilih yang akar tunggang, bukan yang berserabut," imbuhnya.