News
·
1 Oktober 2020 19:19

Viral Anak Nelayan di Sulsel Naik Perahu untuk Ikuti Seleksi TNI AL

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Viral Anak Nelayan di Sulsel Naik Perahu untuk Ikuti Seleksi TNI AL  (89302)
Sulkifli, remaja asal Maros Sulsel yang harus naik perahu untuk daftar menjadi TNI. Foto: Dok. Istimewa
Sulkifli (18), seorang anak nelayan dari Maros, Sulsel, menjadi buah bibir karena perjuangannya untuk menjadi TNI Angkatan Laut. Demi mengikuti selesai di Mako Lantamal VI Makassar, ia harus mendayung perahu tradisional, katinting. Kisah pemuda itu viral di sejumlah media sosial.
ADVERTISEMENT
Dalam foto yang beredar, Sulkifli terlihat memakai kemeja berwarna putih dipadukan dengan celana hitam. Ia terlihat tengah menyandarkan katinting di Dermaga Layang, Lantamal VI Makassar.
Melihat gerak-gerik remaja itu, sejumlah prajurit TNI AL langsung bertanya kepadanya. Sulkifli menjawab dengan tegas dengan menyebutkan asal daerahnya.
"Iya pak, saya pendaftar Tamtama. Saya dari Maros pak," kata pria berambut cepak itu.
Sulfikli mengatakan, alasannya naik katinting adalah untuk menghemat waktu. Sebab, jika menempuh jarak jauh maka akan memakan waktu yang lama.
Viral Anak Nelayan di Sulsel Naik Perahu untuk Ikuti Seleksi TNI AL  (89303)
Sulkifli, remaja asal Maros Sulsel yang harus naik perahu untuk daftar menjadi TNI. Foto: Dok. Istimewa
"Kalau dengan menggunakan perahu saya bisa lebih cepat sampai di Lantamal VI dengan waktu tempuh kurang lebih 2 jam saja. Saya berangkat mulai pukul 04.30 WITA dari rumah," kata Sulkifli.
ADVERTISEMENT
Dalam perjalanan menuju Makassar yang berjarak 17 kilometer dari rumahnya, ia hanya mengandalkan kompas alam. Ia mengaku tak gentar dengan gelombang karena sudah terbiasa membantu ayahnya mencari ikan di laut.
"Saya tidak takut, sudah biasa. Saya ini memang tinggal di pinggiran atau pesisir. Selama ini, sudah sering membantu bapak cari ikan di laut dengan naik perahu," jelas dia.
Viral Anak Nelayan di Sulsel Naik Perahu untuk Ikuti Seleksi TNI AL  (89304)
Sulkifli, remaja asal Maros Sulsel yang harus naik perahu untuk daftar menjadi TNI. Foto: Dok. Istimewa
Ia bercita-cita menjadi prajurit TNI AL karena ingin mengabdi kepada negara. Selain itu, ia juga ingin membanggakan kedua orang tuanya karena belum ada seorang pun yang masuk TNI di kampungnya.
Sulfikli tinggal di Desa Bontomatenne Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Ia merupakan salah satu peserta Calon Prajurit Tamtama PK pengawak Kapal Perang dan Marinir Gelombang II TA. 2020 di Lantamal VI.
ADVERTISEMENT
***
Saksikan video menarik di bawah ini: