Viral Antrean Panjang Ambulans Masuk ke Wisma Atlet Kemayoran, Ini yang Terjadi

kumparanNEWSverified-green

comment
5
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Salah satu ambulans tiba di IGD Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19, Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Kamis (10/9). Foto: Galih Pradipta/Antara Foto
zoom-in-whitePerbesar
Salah satu ambulans tiba di IGD Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19, Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Kamis (10/9). Foto: Galih Pradipta/Antara Foto

Wisma Atlet Kemayoran kini menjadi fasilitas utama untuk isolasi pasien positif corona khususnya yang tak bergejala alias OTG. Terlebih, Pemprov DKI Jakarta sudah mewajibkan semua pasien OTG harus diisolasi di fasilitas pemerintah, bukan karantina mandiri di rumah lagi.

Tak lama setelah itu, tepatnya pada Selasa (15/9) malam, beredar banyak video di medsos dan WhatsApp Group yang menunjukkan antrean panjang ambulans untuk masuk ke Wisma Atlet Kemayoran. Deretan ambulans dari berbagai fasilitas dan rumah sakit berjajar menunggu giliran masuk.

Suasana Wisma Atlet malam ini. Antrian ambulan mau mengantar pasien Covid19.

Tulis akun twitter @andi.chairil

X post embed
X post embed

Terkait video yang beredar itu, Kasdam Jaya Brigjen TNI Saleh Mustaga mengatakan, antrean panjang ambulans yang terjadi di Wisma Atlet pada Selasa (15/9) malam hanya karena pintu yang dibuka sedikit.

"Iya betul hari ini kita perbaiki, itu kejadian tadi malam," kata Saleh saat dikonfirmasi, Rabu (16/9).

Salah satu ambulans membawa pasien COVID-19 tiba di IGD Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19, Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Kamis (10/9). Foto: Galih Pradipta/Antara Foto

Saleh menjelaskan, antrean yang terjadi akibat pintu masuk ke setiap tower hanya dibuka satu sehingga antrean begitu panjang.

"Permasalahan di pintu masuk hanya dibuka 1 pintu, nanti akan dibuat jalur 2 pintu masuk," tambah dia.

Petugas memeriksa berkas pasien COVID-19 saat tiba di IGD Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19, Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Kamis (10/9). Foto: Galih Pradipta/Antara Foto

Saleh menambahkan, sejauh ini pengaturan pintu masuk terbagi sesuai dengan lokasi tower. Pintu 1/alur 1 untuk yang Tower 6 dan 7 bagi pasien corona dengan gejala, pintu2/jalur 2 untuk Tower 5 bagi pasien OTG/tanpa gejala.

Saleh menegaskan, antrean ini tidak berdampak pada penuhnya tempat tidur yang tersedia di Wisma Atlet. Dia memastikan kapasitas tepat tidur masih ada, meski tak menyebut angka detail.

"Kapasitas tempat tidur kami masih ada," ujar dia.

embed from external kumparan