Viral Cerita Ibu Berseragam Dishub yang Menolak Beri Tempat Duduk

kumparanNEWSverified-green

clock
google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
6
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kaum Hawa menempati kursi prioritas di KRL (Foto: Aprilandika Hendra Pratama)
zoom-in-whitePerbesar
Kaum Hawa menempati kursi prioritas di KRL (Foto: Aprilandika Hendra Pratama)

Cerita seputar kehidupan di KRL Jabodetabek memang menarik untuk diikuti. Setelah belum lama ini kisah seorang ibu yang melarang penumpang laki-laki duduk di KRL menjadi viral, kali ini cerita hampir serupa kembali terjadi.

Kisah ini dituliskan oleh pengguna Facebook dengan nama Fransiska Laksmi pada Senin (17/7) lalu. Unggahan Fransiska ini menjadi viral dan sudah dibagikan lebih dari 6 ribu kali.

Fransiska bercerita, saat itu ia naik KRL dari Stasiun Jakarta Kota menuju Bekasi dan berada di gerbong khusus perempuan. Saat kereta tiba di Stasiun Sawah Besar, dengan posisi berdiri, ia mendapati seorang wanita yang ia sebut Ibu Komalasari ini duduk di kursi prioritas. Tidak lama kemudian datang petugas kereta menghampiri seorang ibu tua yang duduk di lantai beralaskan tasnya dengan posisi di dekat dirinya dan Ibu Komalasari. Petugas tersebut meminta ibu ini berdiri agar tidak mengganggu jalan.

"Kemudian si petugas meminta Ibu Komalasari utk memberikan kursinya kepada Ibu tersebut mengingat ibu tersebut lebih membutuhkan ketimbang Ibu Komalasari. Dan Ibu Komalasari hanya bilang "duh saya lagi telp coba yang lain yg disana mas," tulis Fransiska di unggahannya.

Ketika hendak dicarikan tempat duduk lain ibu ini menolak. Belakangan diketahui jika Ibu yang berusia lanjut ini tengah menderita migrain dan kaki yang keseleo sehingga khawatir limbung jika harus berjalan lagi. Namun, cerita tidak berhenti disitu.

"Tidak cukup berhenti di situ, saat di stasiun berikut ada seorang calon ibu muda/wanita muda yg sedang hamil, naik ke gerbong tersebut dan seperti sebelumnya Ibu Komalasari ini enggan memberikan tempat duduk prioritas ini ke Ibu hamil tersebut." tulis Fransiska.

Viral Ibu Berseragam Dishub di KRL (Foto: Facebook.com/fransiska.laksmi.1)
zoom-in-whitePerbesar
Viral Ibu Berseragam Dishub di KRL (Foto: Facebook.com/fransiska.laksmi.1)

kumparan (kumparan.com) sudah mencoba menghubungi Fransiska untuk mengkonfirmasi hal ini namun belum mendapat respons.

Di akhir statusnya, Fransiska menulis doa dan harapannya agar kedepannya Ibu Komalasari sehat selalu dan semoga di lain kesempatan dapat memberikan kursi prioritas kepada yang lebih membutuhkan.

Berikut unggahan lengkap Fransiska Laksmi di akun Facebooknya:

Nama Perempuan yang bermasker ini xxxxx Komalasari (Maaf saya tidak berhasil melihat nama lengkapnya pada ID Card Kepegawaiannya karna tertutup tangan).

Ibu Komalasari ini berkerja di Dinas Perhubungan PPD, kalau saya lihat dan amati dari seragam yang dikenakan.

Saat itu saya naik KRL dari stasiun Jakarta Kota menuju Bekasi. Ibu Komalasari ini duduk di kursi prioritas. Saat naik dari stasiun Jakarta Kota, memang kereta belum penuh, namun sudah ada sekitar 10 orang yang berdiri di gerbong pertama khusus perempuan ini.

Awalnya saya duduk dari stasiun Jakarta Kota hingga Sawah Besar, kemudian saya berdiri di sebelah Ibu Komalasari ini.

Tak lama petugas kereta menghampiri seorang ibu (usia 60tahun lebih) yg duduk di lantai beralaskan tasnya yang ada di dekat pintu dekat saya dan Ibu Komalasari ini, untuk meminta si ibu ini berdiri dan tidak duduk di lantai kereta, mengingat akan mengganggu apabila ada yg turun dan naik dan mengganggu penumpang lain.

Kemudian si petugas meminta Ibu Komalasari utk memberikan kursinya kepada Ibu tersebut mengingat ibu tersebut lebih membutuhkan ketimbang Ibu Komalasari. Dan Ibu Komalasari hanya bilang "duh saya lagi telp coba yang lain yg disana mas".

Si Ibu pun dgn halus menolak dan mengatakan "tidak perlu mas, terima kasih" saat petugas hendak mencarikannya kursi di tempat lain.

Ternyata si Ibu sedang migrain dan kakinya keseleo, jadi khawatir limbung kalau jalan dan mengingat beliau membawa tas yg cukup besar. Ibu ini terpaksa naik kereta karna beliau tidak ada yg antar.

Tidak cukup berhenti di situ, saat di stasiun berikut ada seorang calon ibu muda / wanita muda yg sedang hamil, naik ke gerbong tersebut dan seperti sebelumnya Ibu Komalasari ini enggan memberikan tempat duduk prioritas ini ke Ibu hamil tersebut.

Tujuan saya memposting foto dan nama Ibu Komalasari ini, agar kita semua sama-sama mendoakan semoga Ibu Komalasari sehat selalu dan semoga di lain kesempatan Ibu Komalasari dapat memberikan kursi prioritas kepada yang lebih membutuhkan. Dan supaya kalau anda mungkin bertemu dengan beliau, tidak perlu emosi, dimaklumi saja kalau mungkin beliau lelah. Karna kalau dilihat dari usia, beliau masih range 30-40an, dilihat dari penampilan dengan bulu mata palsu yang cetar membahana dan rambu di cat warna merah, saya rasa Ibu Komalasari ini lebih layak duduk di kursi lain, selain kursi prioritas.

We love you full Ibu Komalasari.

facebook embed