Viral Cerita Penjual Kirim Paket iPhone Rp 15 Juta, Sampai ke Pembeli Dus Kosong
·waktu baca 2 menit

Seorang pria asal Tangerang, Dion Kelana (22), menjadi korban diduga pencurian paket berisi iPhone. Paket berisi handphone seharga Rp 15 juta tersebut sampai ke pelanggan dengan kondisi dus kosong.
Peristiwa itu terjadi pada Rabu (17/11) lalu. Dion pun curhat di media sosial Tiktok dan videonya menjadi viral.
"Jadi gue jual iphone 12 Pro max 128gb seharga 15.1 juta melalui rekber. Dan hp-nya udah gue packing tebel banget pakai bubble wrap berlapis-lapis, dikirimnya dari Tangerang ke Sulawesi. Tapi pas di-unboxing sama buyer, packingan-nya kaya beda dan udah di-repacking ulang oleh oknum, ternyata bener aja nggak ada hapenya," tulis Dion.
Dalam video itu, Dion juga menunjukkan video bukti ia membungkus iPhone tersebut sebelum dikirim ke ekspedisi. Dia juga menunjukkan kejanggalan bungkus plastik paket dalam video unboxing dari pelanggannya. Bungkus itu, kata Dion, seperti bungkusan bekas dibongkar.
Usai mengetahui dagangan iPhone-nya tidak sampai ke pelanggan, dia memutuskan untuk melayangkan komplain kepada perusahaan pengiriman barang lewat media sosial Instagram.
"Pihak ekspedisi akhirnya mau ganti rugi full sesuai harga barang yang hilang dalam waktu 2x24 jam dan sudah ditransfer langsung ke rekening saya," tutur Dion.
"Pihak ekspedisi tahu karena kita follow up terus untuk investigasi kasus itu dan mereka nggak menyebut mengenai identitas oknum, menurut saya itu hak mereka karena internal perusahaan," imbuhnya saat dikonfirmasi kumparan, Jumat (19/11).
Dion mengaku sudah berulang kali menggunakan jasa layanan pengiriman yang sama, namun baru pertama kali ini barang tidak sampai ke penerima dan bahkan diduga mengalami pencurian.
Ia berharap kejadian ini bisa menjadi pelajaran bagi orang lain, terutama kepada penjual barang berharga seperti handphone, agar mengemas barang dengan lebih berhati-hati.
"Pesan saya kalau kirim barang berharga wajib asuransi dan packing kayu. Karena saya yakin oknum mau bobol paket juga jadi nggak bisa. Selalu buat video packing dan unboxing juga," ungkapnya.
