Viral Istri Oknum Polisi di Sumut Curhat di FB, Mengaku Dianiaya Suaminya

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Briptu Frengky saat menjalani pemeriksaan di Polres Tapanuli Utara, Selasa (5/7/2022). Foto: Polres Tapanuli Utara
zoom-in-whitePerbesar
Briptu Frengky saat menjalani pemeriksaan di Polres Tapanuli Utara, Selasa (5/7/2022). Foto: Polres Tapanuli Utara

Sebuah postingan berisi curhatan seorang wanita dianiaya suaminya yang berprofesi sebagai polisi, viral di media sosial. Wanita itu, Sunny. Dia mengatakan suaminya Briptu Frenky, bertugas di Polsek Pahae Julu, Polres Tapanuli Utara, Sumut.

Dalam curhatannya, Sunny mengaku telah berulang kali mengalami kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Namun setelah mengadu ke instansi tempat suami bekerja, dia belum mendapat keadilan. Dia berharap polisi segera menangkap suaminya, demi menegakkan keadilan.

Selain itu Sunny juga memposting luka memar dan jahitan di kepalanya, yang diduga dilakukan sang suami. Dia juga menggunggah bukti telah melaporkan suaminya nomor laporannya: LP/B/201/VI/2022/SPKT/Polrestaput/Poldasumaterautara pada tanggal 30 Juni.

Briptu Frengky saat menjalani pemeriksaan di Polres Tapanuli Utara, Selasa (5/7/2022). Foto: Polres Tapanuli Utara

Dikonfirmasi terpisah, Humas Polres Tapanuli Utara Iptu Walpon Barimbing membenarkan Sunny telah membuat laporan polisi. Saat ini kasusnya masih dalam proses penyelidikan.

“Terkait unggahan Sunni Sinaga di media sosial FB atas penganiayaan yang dilakukan oleh Suaminya Briptu FP Manullang. Saat ini, proses hukum masih tetap dalam berjalan,”ujar Walpon kepada kumparan, Selasa, (5/7).

Berdasarkan keterangan dari Briptu Frenky bahwa mereka sering bertengkar namun tidak seperti yang ungkapkan pelapor Sunny di media sosial

“Selama ini Briptu FP sudah sering mengalah dengan ulah dan tingkah istrinya yang selalu berkata-kata kasar terhadap dirinya serta terhadap orang tuanya. Namun demikian, menurut Briptu FP, sampai saat ini mereka masih akur di rumah tangga satu rumah dan satu tempat tidur,’ ujar Walpon

Meskipun begitu kata Walpon, keterangan dari Briptu FP akan terus didalami.