Viral Kabar Puskesmas Tebet Tak Bisa Rujuk Pasien karena RSUP Fatmawati Penuh

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 1 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi RSUP Fatmawati, Jakarta. Foto: Helmi Afandi Abdullah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi RSUP Fatmawati, Jakarta. Foto: Helmi Afandi Abdullah/kumparan

Beredar foto pesan WhatsApp berisi rujukan pasien COVID-19 dari Puskesmas Tebet ke RSUP Fatmawati. Namun rujukan ditolak karena RSUP Fatmawati dalam status penuh dan kehabisan oksigen.

Dari pesan yang beredar itu, bahkan disebutkan IGD RSUP Fatmawati dalam kondisi hitam. Belum lagi kamar rawat penuh dan oksigen habis.

Beredar RSUP Fatmawati Penuh dan Oksigen Habis. Foto: dok. Istimewa

Selamat siang, mohon bantuan dok dari Puskesmas Kecamatan Tebet mohon rencana izin merujuk pasien.

Terima kasih telah menunggu. Mohon maaf saat ini ruang ranap isolasi dan intensif isolasi kami dengan penuh dan IGD kami sedang kode hitam karena bed dan oksigen habis. Mohon maaf kami belum bisa membantu, jadi pasien tidak acc dirujuk ke RS Fatmawati. Mohon untuk tidak rujuk lepas pasien dengan ambulans ataupun mobil pribadi. Mohon konfirmasi ke RS lain untuk alternatif.

Jika melihat data ketersediaan rumah sakit menurut data laman http://eis.dinkes.jakarta.go.id/bed/, per tanggal 25 Juni pukul 07.58 WIB hanya tersisa 4 bed di RSUP Fatmawati. Rinciannya yakni 3 bed isolasi tekanan negatif dan 1 bed isolasi tanpa tekanan negatif.

Petugas Puskesmas melakukan imunisasi di Tebet, Jakarta, Selasa (20/10/2020). Foto: Indrianto Eko Suwarso/ANTARA FOTO

Terkait kabar yang beredar itu, pihak Puskesmas Tebet tak tahu pasti terkait pesan tersebut. Dia mengatakan belum ada laporan dari pelayanan pasien.

"Wah saya enggak tahu pastinya, kan saya di puskesmas. Belum ada laporan dari bagian pelayanan pasien," ujar Kepala Puskesmas Kecamatan Tebet Dokter Myrna saat dihubungi, Jumat (25/6).

Myrna mengatakan, prosedur normal, bila kondisi satu rumah sakit penuh, pasien akan langsung dirujuk ke rumah sakit lainnya. Sehingga pelayanan terhadap pasien tetap dilakukan.

"Iya pasti ke rumah sakit lain," jawab Myrna.

Pihak RSUP Fatmawati dan Dinas Kesehatan DKI hingga saat ini belum memberikan keterangan terkait kabar ini.