News
·
17 Juli 2021 19:45
·
waktu baca 2 menit

Viral Kisah Aipda Purnomo, Polisi di Lamongan yang Borong Dagangan PKL saat PPKM

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Viral Kisah Aipda Purnomo, Polisi di Lamongan yang Borong Dagangan PKL saat PPKM (719411)
searchPerbesar
Aipda Purnomo memberikan bantuan kepada pedagang mainan di tengah PPKM Darurat. Foto: Twitter @Purnomo_dtt
Video penyekatan petugas PPKM kepada pedagang beberapa kali berakhir dengan tindakan kekerasan terlintas di media sosial.
ADVERTISEMENT
Namun, Aipda Purnomo, polisi di Lamongan menunjukkan cara yang lebih humanis. Aksi Aipda Purnomo ini viral di media sosial dan mendapat simpati dari warganet.
Contohnya saja pada Senin (12/7) lalu, ia tak sengaja melihat seorang Kakek yang berjalan kaki dengan memikul mainan yang dijualnya di pinggir jalan Kota Lamongan.
"Biasanya beliau jualan di depan sekolah di Lamongan Kota, namun karena pandemi sekolah tutup sehingga sekarang beliau jalan kaki. Karena faktor usia dan tidak kuat lagi Pak Kasmadi sering duduk di depan toko," tutur Aipda Purnomo kepada kumparan.
Selain itu, sejumlah rute jalan ditutup karena penyekatan membuat Kakek Kasmadi harus berjalan lebih jauh.
"Saya beli satu berapa?" tanya Aipda kepada Kakek.
ADVERTISEMENT
"Rp 5.000," tuturnya lirih.
"Saya beli 5," jawab Aipda.
Supaya Kakek Kasmadi tidak perlu berjualan di tengah PPKM, Aipda Purnomo memberikan bantuan Rp 5 juta kepadanya.
"Kami sengaja borong semua jualan Pak Kasmadi dan kami berikan tambahan modal usaha untuk sementara agar tidak berjualan selama aturan PPKM ini," imbuh Aipda Purnomo.
Selain itu, bantuan berupa sebuah sepeda diberikan agar kelak Kakek Kasmadi tidak perlu lagi berjualan dengan berjalan kaki.
"Kami berikan modal usaha juga sepeda buat Pak Kasmadi agar tidak berjalan kaki lagi saat jualan," tuturnya.
Selain kepada Kakek tersebut, Aipda Purnomo juga membagikan masing-masing uang Rp 100 ribu kepada sejumlah tukang becak dan juga ojol saat ia tengah beroperasi.
ADVERTISEMENT
"Ini lagi PPKM, siang ini sengaja berbagi kepada saudara-saudara kita, tukang becak, ojek, ojol. Ini sudah siang hari, jadi kita harapkan kalau sudah kita kasih mereka bisa pulang. Hari ini kita akan bagikan sebesar Rp 10 juta," tutur Aipda Purnomo dalam video yang beredar di Twitter.
Aipda Purnomo kerap aktif di media sosial membagikan unggahan dalam cuitan dan video terkait kegiatan sosial yang dilakukannya, di samping ia bertugas sebagai petugas kepolisian.
Ia menyebut, donasi yang diberikan kepada masyarakat merupakan gabungan dari uang pribadi dan donatur yang membantunya melakukan kegiatan sosial tersebut.
"Ayo tetap gotong royong, membantu saudara kita yang butuh di tengah pandemi dan PPKM," tutup Aipda Purnomo.
ADVERTISEMENT
==