Viral Pembangunan Trotoar di Depok Halangi Jalan Masuk SDN Pondok Cina 1

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pembangunan trotoar di depan SDN Pondok Cina 1, Kecamatan Beji, Kota Depok, Rabu (9/11/2022). Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Pembangunan trotoar di depan SDN Pondok Cina 1, Kecamatan Beji, Kota Depok, Rabu (9/11/2022). Foto: Dok. Istimewa

Sebuah video viral di media sosial menunjukkan jalan masuk ke gerbang sekolah di Depok terhalang oleh trotoar yang baru dibangun. Peristiwa ini terjadi di SDN Pondok Cina 1 Kecamatan Beji, Kota Depok, Rabu (9/11).

Dalam video itu, terlihat trotoar dibangun tinggi hingga sulit untuk mengakses gerbang sekolah yang berada lebih rendah.

Video ini viral di medsos dan menjadi trending topic di Twitter.

Salah satu video diunggah akun di bawah ini. Dalam video itu, terdengar seorang wanita merasa kaget atas pembangunan trotoar yang menghalangi akses masuk siswa SD.

embed from external kumparan

Tanggapan PUPR Depok

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Depok Citra Indah Yulianty meminta maaf atas kejadian di Jalan Margonda itu. Pihak mengaku saat ini sedang membuat trotoar di Margonda.

“Salah satu titiknya di depan SDN Pondok Cina 1,” ujar Citra, Rabu (9/11).

Citra menjelaskan berencana membangun trotoar untuk mendukung pembangunan masjid agung dan akan merelokasi SDN Pondok Cina 1. Rencana ini katanya, sudah sejak 2016 yang nantinya lahan sekolah itu diperuntukkan ruang terbuka hijau.

“Tapi saat ini akan dibangun masjid agung yang sebelumnya sudah dikunjungi Gubernur Jawa Barat,” kata Citra.

Pembangunan trotoar di depan SDN Pondok Cina 1, Kecamatan Beji, Kota Depok, Rabu (9/11/2022). Foto: Dok. Istimewa

Citra menjelaskan, spesifikasi pembangunan trotoar telah mengikuti arahan dari Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Depok. Pembangunan trotoar ini disebut sesuai dengan rencana rinci dengan asumsi bahwa sekolah telah direlokasi.

Kini, untuk menyelesaikan masalah terhalangnya jalan menuju sekolah, pihak pemerintah membangun jalan turun dan anak tangga menuju sekolah itu.

“Jadi tidak ada penutupan sekolah dan kami sudah membuatkan anak tangga dari trotoar ke sekolah,” jelas Citra.