Viral Pemotor di Cimahi Dianiaya hingga Kejang-kejang, Polisi Buru Pelaku

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi pemukulan. Foto: Dicky Adam Sidiq/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pemukulan. Foto: Dicky Adam Sidiq/kumparan

Beredar video viral di media sosial memperlihatkan perselisihan antar pengendara motor. Terlihat ada dua pengendara motor sedang berada di sisi jalan.

Pengendara motor yang memakai helm putih diduga sedang memarahi pengendara motor lain yang tak memakai helm. Sebab, berulangkali pengendara motor yang tak menggunakan helm itu menunjukkan gestur tubuh meminta maaf pada pengendara motor berhelm putih.

Kemudian, video beralih ke potongan video lain yang memperlihatkan pengendara motor yang tak memakai helm diduga sudah dalam kondisi kejang-kejang akibat dianiaya. Bagian mulutnya pun terlihat mengeluarkan darah.

"Mawa motor sangeunahna (seenaknya)" kata pengguna motor berhelm putih kepada perekam video sebagaimana dilihat pada Rabu (19/4).

"Waduh, itu kejang-kejang, Pak," kata perekam video.

Informasi dihimpun, peristiwa itu terjadi di Kota Cimahi pada Rabu (19/4). Diduga, penganiayaan itu dipicu saling senggol antar dua pengendara motor tersebut. Namun, belum diketahui identitas dari dua pengendara motor yang berselisih.

Ilustrasi pemukulan. Foto: Dicky Adam Sidiq/kumparan

Polisi Buru Pelaku

Kasat Reskrim Polres Cimahi, AKP Luthfi Olot Gigantara, membenarkan kejadian tersebut. Hal itu didasarkan atas permintaan keterangan dari sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian.

"Berkaitan video tersebut, malam ini tim sudah mendatangi TKP dan bertemu dengan dua orang sekuriti BPJS yang membenarkan adanya peristiwa tersebut," kata Luhtfi.

Sebagai tindak lanjut, Luthfi menambahkan, polisi kini menyelidiki kasus dan mencari identitas pelaku.

Dalam waktu dekat, identitas pelaku diharapkan sudah dapat diketahui untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

"Langkah kepolisian saat ini masih di tahap penyelidikan untuk mengumpulkan informasi berkaitan dengan pelaku dan melakukan pengejaran terhadap pelaku," ucap dia.

instagram embed