Viral Pemotor Terperosok ke Lubang Galian PDAM Sedalam 2 Meter di Yogyakarta

Sebuah video pemotor terperosok di lubang galian PDAM sedalam dua meter viral di media sosial Twitter. Setelah ditelusuri, peristiwa tersebut terjadi di dekat Jembatan Sayidan, Kecamatan Gondomanan, Kota Yogyakarta, Senin (20/7) malam.
Pihak PDAM Yogyakarta membenarkan kejadian itu. Plt Direktur Utama PDAM Tirtamarta Yogyakarta, Majiya, menjelaskan korban adalah sepasang suami-istri yang berboncengan. Mereka terjatuh ke lubang karena sang suami mencoba menghindari mobil di depannya yang berhenti mendadak.
"Jadi korban itu lewat jalan yang tidak semestinya dilewati. Harusnya lewat selatan beliau lewat sebelah utara. Di depannya itu ada mobil berhenti. Dia sudah sepuh (tua -red), ngerem dia mungkin tidak kuat atau bagaimana berboncengan dengan ibu (istri) dan jatuh ke lubang tersebut," kata Majiya saat dihubungi kumparan, Selasa (21/7).
Majiya memastikan usai mendapat laporan kecelakaan ini, pihaknya langsung mengevakuasi dan membantu pengobatan korban ke RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Menurutnya, kedua korban mengalami luka ringan.
Majiya mengatakan, kecelakaan ini telah diselesaikan secara baik-baik. Kedua pihak saling meminta maaf.
"Pihak kami sudah membawa korban dibantu aparat dan masyarakat membantu membawa ke (rumah sakit) PKU. Setelah selesai korban juga menyatakan minta maaf karena juga mengaku salah dan PDAM juga sama-sama, bersama-sama. Kami juga melakukan kepedulian juga terhadap korban," katanya.
Majiya menegaskan pihaknya sudah memasang rambu-rambu yang jelas dan lengkap di proyek galian tersebut. Namun, ia meminta maaf kepada masyarakat dan para pengguna jalan yang terganggu akibat proyek galian tersebut.
"Kami mengimbau kepada masyarakat untuk menaati rambu lalu lintas yang ada. Sudah menginformasikan ke masyarakat untuk berhati-hati kami sudah sosialisasi secara langsung. Pekerjaan itu kami sudah sosialisasi (ke pengendara) dari jauh (hari) sudah kami sampaikan," ujar Majiya.
Majiya menyebut lubang galian tersebut merupakan proyek penggantian pipa PDAM dari Wirobarajan ke Sayidan. Proyek telah berlangsung selama enam bulan dan ditargetkan segera selesai.
"Dalam minggu-minggu ini selesai untuk tes pipa dari Wirobrajan sampai Jembatan Sayidan ada tes pipa. Maka belum ditutup karena untuk tes pipa," ujarnya.
Polisi Sebut Proyek Galian PDAM itu Tak Dilengkapi Sarana Memadai
Sementara itu, Kanit Dikyasa Satlantas Polresta Yogyakarta, AKP Marija, menjelaskan pihaknya telah mengecek lokasi proyek galian tersebut. Menurutnya, sarana dan pra sarana di lokasi proyek memang kurang lengkap terlebih saat malam hari.
Marija pun akan menyampaikan masalah ini kepada PDAM. Saat ini, kepolisian telah memasang rambu lalu lintas untuk memperlambat laju kendaraan menuju lokasi proyek galian tersebut.
"Kalau malam tidak kelihatan bisa menabrak penghalang itu. Sementara kita buat rekayasa tanda supaya sampai ke tempat kejadian pengendara bisa mengurangi kecepatan," ujar Marija dikonfirmasi terpisah.
————-----------------------
Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona
