Viral Perempuan Dikeroyok Usai Dituduh Curi Amplop Hajatan, Polisi Selidiki

Polres Metro Jakarta Selatan menerima laporan seorang perempuan berinisial AAN terkait dugaan pengeroyokan pada Selasa (29/9). Laporan itu dibuat setelah AAN disebut mengalami insiden saat berada di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan. Kasus tersebut viral di media sosial.
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adi mengatakan AAN telah datang langsung ke Polres Metro Jakarta Selatan untuk melaporkan kejadian yang dialaminya.
"Terkait kejadian tersebut seorang perempuan inisial AAN, telah datang ke Polres Metro Jakarta Selatan dan melaporkan atas kejadian yang dialami yaitu pengeroyokan," kata Joko kepada wartawan, Kamis (1/10).
Joko mengatakan laporan tersebut kini masih dalam tahap penyelidikan. Perkara ditangani Unit Kriminal Umum Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan.
"Saat ini perkara yang dilaporkan inisial AAN sedang didalami dan pada tahap penyelidikan oleh Unit Krimum Sat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan," ujarnya.
Kasus ini sebelumnya ramai dibicarakan di media sosial setelah muncul unggahan yang menyebut seorang perempuan diduga mengalami intimidasi dan kekerasan setelah dituduh mencuri amplop hajatan.
Salah satu unggahan di Threads menyebut perempuan tersebut sedang berolahraga sebelum melintas di sekitar lokasi hajatan. Dalam unggahan itu disebutkan perempuan tersebut dituduh mencuri karena mengenakan pakaian berwarna hitam.
Unggahan lainnya menyebut tuduhan tersebut kemudian diketahui keliru setelah dilakukan pengecekan rekaman kamera pengawas atau CCTV. Namun, informasi mengenai kronologi tersebut masih berasal dari unggahan media sosial dan belum dijelaskan secara rinci oleh kepolisian.
Pihak yang mengaku keluarga diduga korban melalui akun media sosial Threads, menyatakan kasus yang dialami AAN telah dilaporkan kepada polisi. Keluarga menyatakan akan mengikuti dan mengawal proses hukum yang berjalan serta menyerahkan penanganan perkara kepada polisi.
Sementara pihak yang diduga sebagai pihak yang melakukan hajatan telah mengucapkan permintaan maafnya atas kejadian tersebut di akun medsos Thread.
Polisi belum menjelaskan secara rinci kronologi dugaan pengeroyokan maupun pihak-pihak yang dilaporkan. Penyidik masih mendalami laporan tersebut dalam tahap penyelidikan.
