Viral Piton Melintasi Jalan Raya di Bojonegoro, Warga Sebut Sudah Sering Muncul

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ular sanca kembang. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ular sanca kembang. Foto: Shutter Stock

Kemunculan ular piton berukuran besar menyeberangi jalan raya pada malam hari di Desa Tumbrasanom, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, terekam video amatir oleh ponsel warga belum lama ini. Video ular itu beredar luas dan viral di media sosial

Kepala Desa Tumbrasano Pujianto membenarkan terkait munculnya hewan melata yang viral di daerahnya.

Menurutnya lokasi munculnya ular besar itu cukup rimbun dan jarang didatangi warga. Sehingga, kondisi itu membuat hewan melata senang menempati.

Ia memperkirakan ular besar yang muncul direkam oleh video amatir ponsel warga, memiliki ukuran panjangnya sekitar 5-6 meter.

"Karena untuk jalan sudah terlintasi semua itu lima meter," katanya.

"Kalau ularnya ular piton, tapi kalau melihat batik dan garis-garisnya itu nggak tahu jenisnya apa," ucap Pujianto.

Dirinya bersyukur keberadaan ular besar itu dianggapnya tidak meresahkan warga. Selama ini, kata dia, hewan ternak milik warga juga tidak pernah hilang.

"Jadi warga sekitar sini sudah terbiasa, ular itu sering sekali muncul. Alhamdulillah tidak mengganggu dan tidak meresahkan warga," katanya.

Salah satu warga Dusun Ringinanom bernama Sunaryo juga mengaku bahwa seringnya muncul ular tersebut tidak pernah merugikan masyarakat. Serta, tidak pernah mengganggu apa pun.

"Cuman dia (ular besar itu) sekilas nampak saja. Jangan sampai merugikan gimana, anak ayam pun di sini tidak pernah hilang, apalagi gara-gara dimakan ular dan sebagainya. Itu nggak ada," ungkapnya.

Lebih lanjut, Sunaryo meyakini bahwa ular besar yang muncul tersebut merupakan penghuni Sendang Joko Cluntang yang berada di Dusun Ringinanom RT 02 RW 01, Desa Tumbrasanom.