Viral Pria di Jambi Jual Bakso dengan Harga Seikhlasnya kepada Tetangga

12 Oktober 2020 11:13 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Heri Wahyono (29) pria yang jual bakso dengan harga seikhlasnya kepada tetangganya . Foto: Dok. Heri Wahyono
zoom-in-whitePerbesar
Heri Wahyono (29) pria yang jual bakso dengan harga seikhlasnya kepada tetangganya . Foto: Dok. Heri Wahyono
ADVERTISEMENT
Viral kisah seorang penjual bakso di Kerinci, Jambi, yang mematok harga seikhlasnya kepada tetangga yang membelinya. Cerita tersebut diunggah oleh pengguna TikTok @gilangkartasasmita.
ADVERTISEMENT
Dalam video yang beredar, pemilik usaha ''Bakso Pak Agus Semurup" tersebut mengaku tak ada harga khusus kepada pembelinya. Pelanggan bisa membayar harga berapa pun untuk satu porsi bakso. Ia mengatakan, jualan bakso itu untuk ibadah.
Pemilik kedai yang viral itu, Heri Wahyono (29), mengaku sudah berjualan bakso di Semurup, Kerinci, Jambi, sejak 2016. Sebelumnya, ia ikut membantu ayahnya di usaha yang sama.
"Bapak ajarin dulu emang kenyataan gitu, sama tetangga Rp 10 ribu boleh, kawan makan boleh," ujar Heri kepada kumparan, Senin (12/10).
Dengan cara berjualan yang seperti itu, ia mengaku tak rugi. Bahkan, ia juga masih bingung dengan keuntungan yang ia dapatkan dalam sehari-hari.
Viral penjual bakso dengan harga seikhlasnya di Kerinci, Jambi. Foto: Dok. Heri Wahyono
"Saya buka warung jam 15.00 WIB sampai 22.00 WIB, pendapatannya saya bawa ke pasar, sisanya untung. Ada untung syukur, [tak ada untung], cari lagi," tambahnya.
ADVERTISEMENT
Meski begitu, Heri mengatakan, tak semua orang bisa membayar dengan seikhlasnya untuk bakso yang ia jual. Ketentuan itu hanya berlaku untuk tetangga atau warga yang ia kenal.
Penunjung di warung 'Bakso Pak Agus Semurup' Jambi. Foto: Dok. Heri Wahyono
"Kalau orang yang tidak kenal itu, untuk bakso biasa [bayarnya] Rp 12 ribu, yang pakai tahu Rp 13 ribu, [pakai] tahu dan telor Rp 15 ribu," imbuhnya.
Semenjak dua bulan yang lalu, ia dibantu oleh dua orang karyawan. Meski begitu, kini, ia ditemani oleh satu orang saja karena sudah pulang kampung.