Viral 'Pulau Sampah' di Muara Angke, Pramono: Sudah Dibersihkan
·waktu baca 2 menit

Beredar video di media sosial yang memperlihatkan hamparan sampah mengapung di perairan Muara Angke, Jakarta Utara.
Tumpukan sampah yang didominasi plastik itu tampak mengapung dan menumpuk di permukaan air hingga membentuk hamparan yang menyerupai pulau kecil.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan tumpukan sampah tersebut telah dibersihkan. Menurut Pramono, fenomena itu terjadi karena Muara Angke menjadi titik akhir aliran sejumlah sungai yang bermuara di wilayah pesisir Jakarta.
“Yang pertama untuk sedimentasi di Muara Angke sudah dibersihkan. Memang Muara Angke itu adalah tempat begitu ujung dari sungai-sungai yang ada, ada 13 sungai, salah satunya kemudian muaranya di Muara Angke,” kata Pramono di Rasuna Said, Jakarta Selatan, Minggu (7/6).
Ia menjelaskan, sampah yang terbawa aliran sungai selama ini mengalami pengendapan di kawasan tersebut. Kondisi itu, kata dia, bukan persoalan baru karena telah berlangsung cukup lama.
“Begitu mereka keluar, selama ini mengalami pengendapan di sana. Dan ini sudah berlangsung lama,” ujarnya.
Pramono menilai sedimentasi sampah di Muara Angke memiliki sisi positif dan negatif. Di satu sisi, endapan sampah tersebut menahan limbah agar tidak terbawa arus hingga ke wilayah Kepulauan Seribu.
Namun di sisi lain, jika tidak dibersihkan secara rutin, sampah akan terus menumpuk dan membentuk hamparan.
“Dari sisi ada plus-minusnya. Plusnya adalah sampah itu kemudian tidak terdorong sampai dengan Pulau Seribu, itu adalah plusnya. Minusnya, kalau tidak secara rutin dibersihkan maka akan menjadi seperti yang kemarin, seperti pulau sampah,” tutur dia.
Pramono mengungkapkan proses pembersihan sedimentasi sampah di Muara Angke telah dilakukan. Pemprov DKI Jakarta membutuhkan waktu sekitar tiga hingga empat hari untuk membersihkan kawasan tersebut.
“Dan sekarang ini terus terang sudah dibersihkan dan memerlukan waktu kurang lebih 3-4 hari untuk membersihkan itu,” katanya.
Pramono menegaskan telah menginstruksikan jajarannya agar pembersihan di Muara Angke dilakukan secara berkala.
“Saya sudah meminta untuk Muara Angke ini secara rutin untuk dibersihkan, karena jangan sampai seperti kemarin yang sudah menjadi seperti pulau baru dibersihkan,” ujar Pramono.
