Viral Satpol PP di Sumut Diusir saat Berteduh Usai Relokasi Pasar
·waktu baca 2 menit

Video yang menunjukkan anggota Satpol PP diusir saat berteduh viral di media sosial. Peristiwa itu disebutkan terjadi di Pasar Lelo, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara.
Di awal video tampak sekelompok Satpol PP berteduh di sebuah rumah yang belakangan diketahui merupakan teras kantor cabang Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) karena cuaca panas. Tiba-tiba datang orang yang diduga pedagang meminta mereka pergi. Alasanya para anggota Satpol PP itu tidak punya izin berteduh.
"Tolong, Kak, jangan berteduh di sini, ini bukan punya orang Kakak," ujar salah orang dalam video itu yang diduga pedagang.
Spontan salah satu anggota Satpol PP di video itu mengatakan mereka sudah mendapat izin menumpang berteduh.
"Mana izinnya?" kata orang yang mengusir dalam video itu.
"Kalau mau berteduh jangan di sini, di tempat lain nggak apa-apa. Silakan pergi, ya, silakan di luar. Tolong keluar, ya, ini tanah pribadi, jangan kalian di sini. Enak kali kalian berteduh di tanah orang," tambah pedagang. Karena terus didesak para anggota Satpol PP meninggalkan lokasi.
Terpisah, Sekretaris Satpol PP Serdang Bedagai Nasarudin Nasution membenarkan video itu. Peristiwa dalam video itu terjadi pada Minggu (31/10). Saat itu anggotanya sedang melakukan pengamanan relokasi pedagang di Pasar Lelo karena pasar tidak memiliki izin berdiri.
"Pasar ini kita relokasi ke Pasar Sei Rampah. Jadi anggota kita di situ melakukan PAM (pengamanan). Karena cuaca panas anggota kita berteduh di (teras) kantor PKB," ujar Nasarudin kepada kumparan, Kamis (4/11).
Nasarudin menjelaskan, sebelum berteduh anggotanya telah meminta izin ke pihak PKB.
Karena itu dia menyayangkan adanya pengusiran dari para pedagang.
"Itu kita kan sudah izin sebelumnya sama orang PKB. Anggota kita berteduh di situ. Jadi datang pemilik tanah, dikatakan ke anggota kita itu tanah kami. Sementara tempat itu kan sudah disewa PKB. PKB izinkan kita duduk situ berteduh, itu ceritanya," ujar Nasarudin.
