Viral Sejoli Mesum di Taman Semarang, Polisi Selidiki

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi pasangan. Foto: Stockbusters/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pasangan. Foto: Stockbusters/Shutterstock

Sebuah video viral di media sosial yang menampilkan sepasang sejoli berbuat mesum di di Taman Bangetayu, Kecamatan Genuk, Kota Semarang. Pada video itu tampak pasangan itu duduk di sebuah bangku, lalu posisi perempuan berada di pangkuan lelaki.

Keduanya sempat menaikkan celana, yang kemudian diturunkan. Polisi telah turun tangan menyelidiki kebenaran peristiwa ini.

Kapolsek Genuk, Kompol Rismanto membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Kamis (18/6) malam di taman tersebut.

"Tadi malam jam 20.45 WIB," ujar Rismanto saat dihubungi wartawan Jumat (19/6)

Ia menjelaskan pihaknya langsung melakukan penyelidikan dengan memeriksa saksi dan rekaman video CCTV di sekitar lokasi kejadian.

"Kita masih dalami, itu kan sebelah balai kelurahan itu kan ada warung, tadi malam tutup dia enggak tahu siapa yang melakukan itu, terus penjaga di kelurahan itu juga enggak tahu kita sudah periksa dua saksi yang di sekitar lokasi tidak tahu itu siapa yang melakukan," jelas dia.

Selain memeriksa keterangan para saksi dan rekaman CCTV, polisi juga akan memeriksa warga yang mengambil atau mengunggah video tersebut.

"Kita juga nanti minta ke media sosial yang meng-upload itu, akunnya nanti siapa yang ngirim, nanti netizen-nya akan coba nanti kita dalami lagi, masih kita cari siapa yang menyebarkan video itu," tegas dia.

Terkait adanya unsur pidana yang bisa diterapkan dalam peristiwa ini, polisi juga masih belum bisa memastikan.

"Kita dalami dulu ya, apakah itu ada unsur kesengajaan di situ atau melakukan perbuatan cabul di muka umum nanti kita lihat dulu lah. Kita belum tahu niat mereka apa? kanggo (untuk) film atau apa, enggak tahu," kata Rismanto.