Viral Sertijab Kapolres Rembang Diduga Langgar PPKM, Ini Kata Polda Jateng
ยทwaktu baca 2 menit

Sejumlah WhatsApp Group dibuat heboh dengan video pisah sambut Kapolres Rembang yang dianggap berkerumun dan melanggar ketentuan PPKM Level 4.
Seperti diketahui, di Rembang masih menerapkan PPKM Level 4 dengan batas waktu kegiatan apapun hingga jam 20.00 untuk pasar tradisional dan sampai 21.00 untuk mal serta dilarang berkerumun. Dalam video yang beredar, disebut kegiatan pisah sambut itu digelar di Pendopo Museum RA Kartini pada Rabu (28/7) malam. Adapun dalam acara itu, AKBP Kurniawan Tandi Rongke digantikan oleh Kapolres Rembang yang baru yaitu AKBP Dandy Ario Yustiawan.
"Ini setengah sembilan masih ramai, acara baru dimulai, oke. Acara hampir jam 9 malam sedangkan rakyat cari makan susah, Guys, di alun-alun wajib jam 8 malam sudah tutup. Tapi ini di pendopo masih ramai," demikian suara wanita dalam video yang beredar itu.
Kemudian beredar lagi video kedua yang di dalamnya ada suara pria menyebut, "Nah ini betul teman-teman, ini pada melaksanakan acara apa itu namanya pisah sambut, t** a**. Kalau kita hajatan gak boleh, di sini boleh teman-teman." Selain itu, muncul lagi video ketiga. Di video ketiga itu, terdengar suara laki-laki yang mengatakan, "Ini teman-teman, ini gak berkerumun tapi menggerombol. Nah. Ini teman-teman, ini yang jadi panutan."
Menanggapi hal itu, Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi melalui Kabidhumas Polda Jateng Kombes Pol Iqbal Alqudusy mengatakan, tidak ada kegiatan hajatan atau kerumunan massa dalam acara tersebut.
"Dalam kegiatan tersebut diundang hanya 12 orang tanpa hiburan dan tanpa makan. Adapun latar belakang lampu dan dekorasi adalah dalam rangka HUT Kabupaten Rembang 27 Juli 2021. Setelah acara selesai, Kapolres langsung kembali ke Mapolres," ujar Iqbal kepada wartawan, Kamis (29/7). Iqbal tak menjelaskan saat ditanya jam berapa dan selesai jam berapa acara pisah sambut itu.
Apalagi, kata dia, Kapolda Jawa Tengah telah mewanti-wanti agar seluruh kapolres untuk tidak melakukan perayaan apapun dalam melakukan sertijab di wilayah masing masing.
"Kapolda Jateng juga sudah menekankan kepada semua Kapolres di jajaran Polda Jateng agar tidak melaksanakan pesta ataupun, cukup acara pisah sambut bagi kapolres yang baru saja di sertijab kemarin," tegas dia.
Iqbal pun meminta kepada masyarakat agar lebih bijak dan menyebarkan informasi di media sosial.
"Saya meminta kepada masyarakat dan juga semua pihak, supaya jangan langsung percaya dengan informasi yang beredar sekarang ini, lakukan cek da ricek terlebih dahulu, jangan langsung percaya begitu saja," kata dia.
