Viral Sopir Perempuan Kemudikan Truk di Jalan Rusak di Cianjur
ยทwaktu baca 2 menit

Seorang sopir truk perempuan bernama Neng Ida asal Desa Situhiang, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, viral dan menjadi perbincangan warganet.
Aksi sopir perempuan menunjukkan dirinya saat mengendarai truk di jalan rusak dan berbatu sehingga membuat truk yang dikemudikannya melompat-lompat atau tidak menapak pada jalan.
Video viral itu kini tersebar di media sosial dan telah ditonton ribuan serta ditanggapi pengguna internet.
Aksi yang terekam kamera handphone itu diketahui terjadi pada Sabtu (2/4) dengan durasi video sekitar 20 detik.
Awalnya truk tersebut berjalan melintasi jalan bagus hingga melintasi jalan rusak dan berbatu, membuat truk yang dikemudikan Neng Ida terus melompat-lompat.
Neng Ida mengaku sering melintasi jalan rusak tersebut, dan telah terbiasa membawa truk bermuatan material melintasi jalan tanpa aspal itu.
"Dari dulu kan rumah memang di sana, orang tua punya toko material. Suka bantu orang tua bawa truk muatan material, jadi memang terbiasa lewat jalan rusak itu. Termasuk sampai seperti lompat-lompatan begitu, karena kondisi jalannya membuat laju truk seperti itu," kata Neng Ida.
Perempuan berusia 20 tahun itu mengaku sengaja merekam, ketika dirinya mengemudikan truk saat melintasi jalan ekstrem tersebut dengan handphone miliknya dan diunggah ke media sosial.
"Saya sengaja merekam dan mengunggahnya ke media sosial, karena kesal jalan yang rusak telah bertahun-tahun ini, tidak ada perbaikan dari dari pemerintah," katanya.
Padahal, kata Ida, tidak hanya masyarakat yang menggunakan akses jalan untuk melakukan aktivitas sehari-hari untuk menjual hasil bumi, namun jalan itu juga merupakan akses menuju destinasi wisata Curug Ngebul.
"Jalan ini merupakan akses satu-satunya warga untuk beraktivitas menjual hasil bumi ke pasar, ke perkotaan, dan menuju ke Curug Ngebul," ucapnya.
Menurutnya, jalan yang rusak tersebut juga sering membuat pengguna jalan mengalami kecelakaan. Bahkan beberapa waktu lalu satu unit mobil pikap mengalami kecelakan dan terjatuh ke jurang karena tidak kuat menanjak.
"Tanjakannya cukup curam, ditambah kondisi jalan hanya bebatuan saja, kaya kemarin ada mobil pikap yang jatuh ke jurang di samping, namun untungnya sopir tidak ada korban jiwa, dan sopir selamat," jelasnya.
Neng Ida berharap, pemerintah segera memperhatikan kondisi dan memperbaiki jalan tersebut. Karena jalan itu merupakan akses satu-satunya yang sering digunakan masyarakat untuk menunjang perekonomian.
"Setelah viralnya video truk loncat-loncat tersebut, pemerintah bisa melihat dan paham keadaannya di sini dan segera memperbaiki jalannya," tandasnya.
