Viral Sosok Kuntilanak Dibonceng Pemotor di Depok, Ini Penjelasan Kelurahan

kumparanNEWSverified-green

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kasi Pemerintahan dan Trantib Kelurahan Pondok Jaya Depok, Wendy Noor. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Kasi Pemerintahan dan Trantib Kelurahan Pondok Jaya Depok, Wendy Noor. Foto: Dok. Istimewa

Pengguna media sosial dikejutkan dengan sosok penampakan yang dibonceng pemotor melintas di jembatan gantung di RT10/3, Kelurahan Pondok Jaya, Kecamatan Cipayung, Kota Depok.

Dari rekaman CCTV terlihat pemotor melintas di jembatan biru membonceng makhluk yang disebut netizen kuntilanak.

Sontak video yang beredar itu menjadi viral. Tak sedikit warga sekitar juga takut 'digodain' kuntilanak.

Menanggapi hal itu, Kasi Pemerintahan dan Trantib Kelurahan Pondok Jaya, Wendy Noor mengaku baru mengetahui viralnya video penampakan seorang pemotor yang membonceng kuntilanak.

Dari hasil pengamatannya melalui video yang viral, sosok tersebut bukan layaknya kuntilanak.

embed from external kumparan

"Kalau dilihat dari bentuknya pembonceng memiliki bentuk tubuh yang padat tidak seperti hantu, sepertinya manusia bukan kuntilanak," ujar Wendy, Kamis (17/12).

Wendy sering melintas di jembatan biru saat pulang kerja maupun menyambangi warga pada malam hari. Namun dia belum pernah melihat atau diganggu kuntilanak.

Apalagi jembatan tersebut kerap dilintasi warga karena menjadi jalan penghubung antara wilayah Kecamatan Cipayung menuju Kecamatan Cilodong.

"Banyak yang melintas di jembatan gantung hingga malam, tapi saya melintas biasa saja," terang Wendy.

Wendy menuturkan, tidak pernah mendengar hal mistis di jembatan gantung baik dari warga maupun pengurus lingkungan sekitar.

Ilustrasi kuntilanak. Foto: Dok. Shutterstock

Namun sebagai umat Islam, dia mempercayai adanya hal gaib. Dengan viralnya video pemotor membonceng kuntilanak, tergantung persepsi warga.

Namun, dia berpesan jangan terlalu dibesarkan sehingga menimbulkan kecemasan kepada warga melintas maupun hal lain.

"Memang kita percaya gaib, namun jangan terlalu dipikirkan sehingga mengubah pemikiran kita saat melintas di jembatan gantung," tutup Wendy.