Viral Tumpukan Sampah di Kedaung Kaliangke, Pramono Minta DLH Segera Bersihkan

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung usai menghadiri penutupan acara MTQ Piala Gubernur Tingkat Provinsi Tahun 2026 di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (6/8/2026). Foto: Nauval Pratama/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung usai menghadiri penutupan acara MTQ Piala Gubernur Tingkat Provinsi Tahun 2026 di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (6/8/2026). Foto: Nauval Pratama/kumparan

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memerintahkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta segera membersihkan tumpukan sampah di kawasan Kedaung Kaliangke, Cengkareng, Jakarta Barat, yang viral di media sosial.

Pramono mengatakan telah menerima informasi mengenai kondisi tersebut pada Jumat (7/8) pagi dan langsung menginstruksikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Dudi Gardesi, untuk turun tangan.

“Tadi pagi kebetulan saya mendapatkan video tentang itu dan saya langsung meminta kepada Dinas LH, Pak Dudi, untuk segera membersihkan,” kata Pramono kepada wartawan di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (7/8).

Menurut Pramono, tumpukan sampah tersebut diduga berasal dari aktivitas pihak swasta yang membuang sampah secara ilegal. Ia menegaskan praktik semacam itu tidak boleh dibiarkan.

“Memang sekali lagi yang melakukan adalah swasta (pembuangan sampah). Dan yang seperti ini tidak boleh terjadi,” ujarnya.

Pramono juga meminta Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) DKI Jakarta mengumumkan identitas pelaku pembuangan sampah ilegal tersebut kepada publik.

Ia menjelaskan, pelaku diduga mengambil sampah dari sektor hotel, restoran, dan kafe (Horeka), lalu menimbunnya di lokasi yang tidak semestinya.

“Saya sudah minta kepada Kominfotik untuk segera mengumumkan siapa pun pelaku yang kemudian menikmati, mengambil sampah dari Horeka (Hotel, Restoran, Kafe), menimbun di satu tempat yang ilegal dan tidak bertanggung jawab,” ucapnya.

Pramono menyayangkan pelaku justru menghilang ketika persoalan mencuat sehingga pemerintah yang harus turun tangan membersihkan lokasi.

“Kemudian begitu ada persoalan, mereka seakan-akan menghilang. Dan Pemerintah DKI Jakarta yang harus melakukan pembersihan,” katanya.

Ia mengungkapkan kasus serupa sudah terjadi di tiga hingga empat lokasi dan belakangan ramai diperbincangkan di media sosial. Karena itu, Pemprov DKI akan mengambil langkah tegas.

“Maka untuk itu, yang pertama saya sudah minta untuk diambil tindakan tegas. Yang kedua, pada saatnya nanti semua akan kita umumkan kepada publik,” ujar Pramono.

Tak hanya itu, Pemprov DKI juga akan meminta pelaku usaha di sektor Horeka menghentikan kerja sama dengan pengelola sampah ilegal tersebut.

“Dan kami akan minta kepada Horeka, hotel, restoran, kafe yang selama ini dilayani oleh mereka untuk tidak menggunakan jasa mereka,” tegasnya.

Sebelumnya, video yang beredar di media sosial memperlihatkan tumpukan sampah di kawasan Kedaung Kaliangke, Cengkareng, Jakarta Barat. Dalam video tersebut, sampah terlihat menutupi sebagian jalan.