News
·
21 Mei 2020 11:57

Viral Video Habib Umar Assegaf Langgar PSBB di Surabaya dan Lawan Petugas

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Viral Video Habib Umar Assegaf Langgar PSBB di Surabaya dan Lawan Petugas (114644)
Viral Video Abdullah Assegaf lawan petugas PSBB Surabaya Raya. Foto: Dok. Istimewa
Video ketegangan petugas Satpol PP dan polisi dengan seorang pria mengenakan jubah putih di media sosial Twitter. Bahkan, mereka sempat adu pukul.
ADVERTISEMENT
“Diduga Umar Abdullah Assegaf ketua Albayinat Bangil-Jatim melanggar petugas yang sedang menertibkan PSBB. Kelakuannya sungguh memalukan,” tulis akun Twitter @husinshihab yang memposting video itu.
Bangil terletak di Kabupaten Pasuruan.
Terlihat dalam video, pria berjubah putih itu menyerang petugas terlebih dahulu dengan makian dan pukulan.
Diketahui, kejadian itu ada di salah satu titik check point Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Surabaya Raya. Diduga, mobil sedan nopol N 1 B yang dikendarai pria itu melanggar protokol PSBB, kemudian ditolak masuk dan diminta putar balik.
Kasat Lantas Polrestabes Surabaya, AKBP Teddy Candra, membenarkan kejadian itu. Dia menyebut, insiden itu terjadi di Exit Tol Satelit, Surabaya, Rabu (20/5) sore.
ADVERTISEMENT
"Benar, kejadiannya itu di Surabaya, tepatnya di Exit Tol Satelit, kejadiannya sore kemarin Rabu," kata Teddy saat dikonfirmasi, Kamis (21/5).
Teddy menjelaskan, insiden itu diawali dengan mobil sedan nopol N 1 B itu hendak masuk ke Kota Surabaya. Kemudian, petugas menghentikannya di check point Exit Tol Satelit.
Pasalnya, mobil tersebut mengangkut 5 orang. Teddy menilai, hal itu menyalahi aturan PSBB karena kendaraan hanya boleh berisi 50 persen dari kapasitas.
"Ketika dilakukan pemeriksaan didapati tidak menggunakan masker, kemudian kapasitas mobil lebih dari 50 persen, jadi kalau jenis sedan seperti itu harusnya maksimal 3 orang, 1 sopir depan, dua penumpang di belakang. Sedangkan kondisi di mobil saat itu full 5 orang," beber Teddy.
Lantas petugas meminta mobil sedan tersebut putar balik. Namun, pria berjubah putih itu menolak arahan petugas.
"Karena didapati ada pelanggaran, makanya diimbau dengan persuasif dan sanksinya kan cuma teguran sama tidak boleh masuk Kota Surabaya. Nah, diputarbalikkan manut sopirnya, tapi ada yang teriak dan keluar dari mobil, terus kelanjutannya seperti dalam video itu," jelas Teddy.
ADVERTISEMENT
Kendati demikian, Teddy enggan berkomentar terkait insiden adu pukul itu. Dia mengaku menyayangkan kejadian itu.
"Belum kapasitas saya kalau nantinya diusut atau bagaimana, kalau masalah itu mungkin Pak Kapolrestabes saja. Saya hanya bagian lalu lintasnya, menertibkan," ungkap Teddy.
"Kejadian kemarin itu sangat kami sayangkan," imbuhnya.
Teddy mengaku tak mengetahui identitas pria berjubah putih tersebut. Pasalnya, kejadian itu cukup cepat sebelum laporan diterimanya.
"Kita sendiri tidak bisa menginterogasi karena memang kejadiannya seperti itu. Jadi intinya itu kan pos check point dan ada kendaraan sedan dengan pelat nomor N 1 B yang hendak menuju Surabaya," ucap dia.
Sementara, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko membenarkan pria berjubah putih itu adalah Habib Umar Abdullah Assegaf seperti yang viral di media sosial. Hal itu didapat dari hasil penelusuran nopol N 1 B mobil tersebut.
ADVERTISEMENT
"Iya (Habib Umar Abdullah Assegaf), nama itu kami dapat sesuai identitas tercantum dalam kepemilikan kendaraan," kata Truno.
***
Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona.
***
Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.