Viral Video Mahasiswa UIN Makassar Tidur saat Pengenalan Akademik Daring

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Viral mahasiswa UIN Aluaddin Makassar tidur saat Pengenalan Budaya Akademik daring. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Viral mahasiswa UIN Aluaddin Makassar tidur saat Pengenalan Budaya Akademik daring. Foto: Dok. Istimewa

Viral sebuah potongan yang memperlihatkan seorang mahasiswa di Makassar, Sulsel, tidur saat mengikuti kegiatan penerimaan mahasiswa secara online. Video itu diunggah oleh Instagram Makassar_iinfo, Selasa (29/9).

Dalam video itu, terlihat mahasiswa laki-laki berseragam tertidur. Hal itu membuat panitia kaget. Lalu panitia mengarahkan kamera ke wajah mahasiswa tersebut. Dalam video itu terlihat seorang pria yang menunjuk-nunjuk wajah mahasiswa di monitor hingga menimbulkan tawa peserta.

instagram embed

Laki-laki yang tidur dalam video tersebut merupakan mahasiswa baru Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar (UINAM). Ia tengah mengikuti kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK).

Wakil Dekan III Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Alauddin Makassar, Abdullah Abd Thalib, membenarkan pria dalam video itu merupakan mahasiswanya. Sementara itu, pria yang menunjuk-nunjuk monitor itu merupakan dirinya.

"Iya benar, saya yang berada di video viral itu. Saya tidak tahu siapa yang sebarkan begitu. Saya tunjuk itu, karena saya takut. Saya kira pingsan. Itu bukan mau viralkan atau apa," kata Abdullah saat diwawancarai, Selasa (29/9).

Ia menambahkan, mahasiswa itu tengah mengikut PBAK tingkat Fakultas. Kegiatan itu dimulai sekitar pukul 07.00 WITA. Mahasiswa itu tertidur ketika diberikan materi tentang kemahasiswaan.

"Kebetulan, saya sementara memberikan materi tentang kemahasiswaan. Jadi, dia ini tertidur, sekitar jam orang sudah lapar, siang-siang. Karena namanya mahasiswa baru. Orang ini rapi kasihan, saya yakin dia serius," bebernya.

Lebih lanjut, Abdullah mengatakan, tertidurnya mahasiswa di kegiatan itu tak boleh disalahkan. Sebab, bisa jadi mahasiswa itu baru saja tidur karena masalah sinyal internet di kampung halamannya. Untuk itu, peristiwa tersebut patut dijadikan renungan.

"Saya tidak salahkan dia. Karena, boleh jadi ini anak menunggu jaringan bermasalah di rumahnya. Saya tidak salahkan. Saya bela dia. Mungkin karena dia menunggu jaringan bagus sambil jaringan, ternyata ketiduran," tambahnya.

Meski begitu, Abdullah mengaku belum mengetahui identitas mahasiswa baru tersebut. Karena, yang tertera di layar kala itu hanya nomor induk mahasiswa, bukan nama. Tetapi, Abdullah dapat kabar bahwa mahasiswa baru itu dari Sulawesi Barat.

embed from external kumparan