Viral Video Pasien COVID-19 Buat Wayang dan Kaligrafi Selama Isolasi di RS

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Dokter Muhammad Natsir bersama penyintas corona, Zayad, yang aktif membuat wayang selama dirawat di rumah sakit. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Dokter Muhammad Natsir bersama penyintas corona, Zayad, yang aktif membuat wayang selama dirawat di rumah sakit. Foto: Dok. Istimewa

Seorang dokter bernama Muhammad Natsir dengan akun Tiktok @itsnatsir membagikan video tentang salah satu pasiennya yang terpapar virus COVID-19 di sebuah rumah sakit di Jakarta Selatan.

Pasiennya tersebut menghabiskan waktu selama isolasi dengan tetap melakukan kegiatan kreatif, sehingga menginspirasi para tenaga medis yang bertugas di rumah sakit tersebut.

Pasien tersebut bernama Zayad (50). Ia membuat wayang dari bekas kotak makan setiap harinya.

"Jadi ini cerita seorang pasien yang bikin kita semakin semangat, meski dirawat Bapak ini sangat kreatif. Dia bikin wayang dari bekas kotak makan tiap harinya," tulis Natsir dalam video yang sudah ditonton lebih dari 450 ribu kali.

Dalam video itu, terlihat sejumlah hasil wayang yang dibuat oleh Zayad yang berjejer di meja kamar isolasinya. Natsir menyebut, kreativitas Zayad itu merupakan bentuk semangat pasiennya untuk bisa sembuh dari COVID-19.

Saat masuk rumah sakit, Zayad masuk dalam kategori pasien dengan gejala berat. Ia bahkan sempat dipindahkan ke ruang ICU.

"Saat masuk, Pak Zayad termasuk pasien dengan gejala berat. Mengalami batuk, sesak napas, saturasi rendah bahkan pernah dirawat di ICU selama 11 sampai 12 hari," tuturnya kepada kumparan.

Selama di ICU, Zayad juga aktif menulis kaligrafi. Setelah belasan hari di ICU, ia kemudian boleh dipindahkan ke ruang isolasi biasa. Mulai dari situ lah, ia setiap hari membuat wayang dari bekas tempat makan.

"Setiap saya bertugas, dari luar terdengar suara Pak Zayad suka ngaji, suka menghibur kita juga, atau dia bikin wayang seperti di video itu," tuturnya.

embed from external kumparan

Natsir menambahkan, melakukan aktivitas yang kita sukai untuk mengurangi stres seperti pasiennya itu sangat direkomendasikan. Hal itu akan menaikkan imun pasien dan mempercepat proses penyembuhan.

"Tidak stres dan melakukan hal yang kita sukai, itu kuncinya. Itu yang bikin imun di tubuh kita tidak ngedrop. Sehingga pesan saya untuk pasien, tetap semangat ya, hati yang gembira adalah obat," tuturnya.

==

Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona