Viral Video Wanita Mabuk di Gorontalo Dilecehkan, Ada Atribut 'Polisi'

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi mabuk . Foto: Abil Achmad Akbar/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi mabuk . Foto: Abil Achmad Akbar/kumparan

Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo, sedang mendalami sebuah video yang viral baru-baru ini. Dalam video berdurasi sekitar 1 menit lebih itu, terlihat sekumpulan anak muda dalam kondisi mabuk, tengah bersama seorang wanita setengah telanjang yang juga diduga dalam kondisi mabuk.

Dalam video tersebut terlihat sebuah atribut kepolisian. Sekilas semacam rompi hitam bertuliskan “Polisi”. Diduga ada oknum polisi dalam video itu. Kasat Reskrim Polres Boalemo Iptu Agung Gumara Samosir menyelidiki siapa anggota dalam video itu.

“Jadi untuk kasusnya ini, informasi tadi malam kan masih diduga ini, (ada) keterlibatan anggota (polisi) dalam video ini. (Oknum tersebut) sudah diamankan di Polda (Gorontalo) tadi malam, baru sekarang sudah berada, sudah diamankan di Polres Boalemo. Jadi dari Polda, dan kita tarik lagi ke Polres Boalemo,” ungkap Kasat Reskrim Polres Boalemo, Iptu Agung Gumara Samosir, saat dikonfirmasi, Jumat (22/1).

Menurut Agung, kasus yang diduga melibatkan oknum anggota kepolisian setempat tersebut sedang diselidiki. Kata Agung, dugaan sementara oknum anggota polisi tersebut yang merekam video kejadian tersebut.

“Diduga (oknum) anggota ini yang, dia yang memvideokan video itu, dia yang membuat, begitu. Ditahan itu belum, jadi (tadi malam) cuma diamankan di Polda, diklarifikasi dulu, diamankan di Polda, baru kemudian karena yang bersangkutan ini kan anggota Polres Boalemo, tapi baru diduga. Namun sekarang ini sudah diamankan di Polres Boalemo untuk dimintai keterangan perihal video tersebut,” tegas Agung.

Senada dengan itu, Kapolres Boalemo AKBP Ahmad Pordomuan mengungkapkan, “Sekarang saya sedang memeriksa dia (oknum yang diduga anggota polisi). Saksi-saksi harus saya periksa. Saya saja belum tahu itu (dia) polisi atau bukan."

Meski begitu, kata Ahmad, jika memang terbukti ada oknum anggota Polres Boalemo dalam video tersebut, maka ia secara tegas tidak akan melakukan pembelaan apa pun dan justru akan memecat oknum tersebut.

“Saya tidak bela-bela anak buah saya, kalau saya, saya pecat malah,” ungkap Akhmad.

Saat ini, dari keterangan Akhmad, pihaknya sudah memanggil sejumlah saksi dan akan segera menginformasikan kepada awak media jika sudah menemukan titik terang atau jika pihaknya sudah memiliki data untuk dipublikasikan.