Viral Warga Ribut dengan Manajemen Perumahan di Pakal, Polisi Usut via 110

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Polisi berjaga saat unjuk rasa di depan Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jakarta, Senin (19/2/2024). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Polisi berjaga saat unjuk rasa di depan Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jakarta, Senin (19/2/2024). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Video yang memperlihatkan seorang warga di sebuah perumahan di Kecamatan Pakal, Surabaya, didatangi sejumlah orang bersama anggota kepolisian viral di media sosial.

Peristiwa itu diduga berkaitan dengan persoalan iuran antara warga dan manajemen perumahan.

Dalam video yang beredar, seorang perempuan terlihat keluar dari rumahnya dan terlibat adu argumen dengan sejumlah orang serta pihak manajemen perumahan. Duduk perkara peristiwa tersebut masih belum diketahui secara pasti.

Kapolsek Pakal Kompol Sugeng Rianto mengatakan, pihaknya mendatangi lokasi setelah menerima laporan adanya keributan melalui layanan darurat 110 pada Rabu (5/8).

"Ada pengaduan di 110, terkait keributan makanya dari polsek hadir," kata Sugeng kepada kumparan, Kamis (6/8).

Anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri) membantu memasangkan ban lengan rekannya saat mengikuti apel pergeseran pasukan pengaman Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Polrestabes Surabaya, Jawa Timur, Senin (12/2/2024). Foto: ANTARA FOTO/Didik Suhartono

Menurut Sugeng, perselisihan diduga berkaitan dengan akses penggunaan fasilitas umum di lingkungan perumahan.

"Sekilas ya, itu ada fasilitas di situ untuk bisa digunakan warga. Nah, terus si yang memviralkan ini enggak bisa menggunakan. Karena ada kunci-kunci rahasianya, ada kode-kodenya gitu loh. Khusus warga situ," ujarnya.

Ia menambahkan, persoalan tersebut kini ditangani oleh manajemen perumahan.

"Infonya diambil alih manajemen perumahan. Untuk lebih jelasnya (ke manajemen). Karena itu sudah ditangani sama manajemen Northwest," katanya.

Hingga berita ini ditulis, kumparan telah berupaya menghubungi pihak warga maupun manajemen perumahan untuk meminta keterangan. Namun, keduanya belum memberikan respons.

embed from external kumparan