Virgin Coconut Oil Diusulkan Jadi Obat Herbal Penguat Imun Cegah Corona

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Extra Virgin Coconut Oil Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Extra Virgin Coconut Oil Foto: Shutterstock

Pemerintah dan Biofarma sedang mengembangkan vaksin serta pemanfaatan bioplasma (darah) pasien sembuh untuk menangkal virus corona. Di samping vaksin, pemerintah juga mendukung pengembangan herbal untuk mencegah COVID-19.

COVID-19 memang dapat dicegah dan disembuhkan jika imunitas seseorang kuat. Oleh karena itu, perwakilan The Green Coco Island, Wisnu, mengusulkan Extra VCO (Virgin Coconut Oil) untuk meningkatkan imunitas tubuh dengan meminumnya.

Menurut Wisnu, minyak dalam VCO mengandung flucare untuk melindungi nasopharynx (semprot hidung, mulut, dan mata). Masyarakat juga bisa membersihkan diri menggunakan black soap untuk membunuh virus dalam 20 detik.

Ilustrasi positif terkena virus corona. Foto: Shutter Stock

Selain itu, Extra VCO dapat diproses dengan metode pembekuan dari buah kelapa segar dengan suhu rendah 10 derajat. Extra VCO mengandung asam laurat dan asam kaprat untuk menghancurkan struktur dinding virus.

Sehingga, VCO dinilai bermanfaat sebagai anti viral dan anti bakteri. Meski bukan obat, VCO dapat dijadikan suplemen tambahan, yaitu makanan esensial yang tidak bisa diproduksi oleh tubuh.

Penelitian mengenai VCO banyak didukung oleh jurnal ilmiah global (German Cancer Research Center, US) serta saat ini sedang diteliti oleh Filipina bersama WHO.

“Walaupun VCO sudah terdaftar di BPOM, namun belum dilakukan uji klinis dan empiris untuk ditetapkan sebagai OHT (Obat Herbal Terstandar) atau fitofarmaka,” ujar Wisnu.

embed from external kumparan

Menurut Wisnu, Fitofarmaka merujuk pada tahapan herbal yang sudah diujikan ke manusia dan telah dibuktikan keamanan dan khasiatnya secara ilmiah dengan uji praklinik dan uji klinik, serta bahan baku dan produk terstandarisasi.

Sementara itu, perwakilan BPOM, Tepi, menyampaikan pihaknya sudah meluncurkan buku inventori COVID-19. Dalam waktu dekat, pihaknya akan meluncurkan dua buku terkait pedoman herbal dan suplemen kesehatan menghadapi COVID - 19 yang sudah terdaftar di badan POM.

“Pengembangan vaksin dan obat bersumber dari kearifan lokal membutuhkan sinergi pemerintah dengan laboratorium-laboratorium dan industri farmasi, BUMN dan swasta,” ujar Deputi Bidang Sistem Nasional Wantannas, Toto Siswanto, dalam diskusi ruang digital dengan topik Strategi Penanganan COVID-19, Kamis (23/4).

---

Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona. Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.