Virus Corona dalam Angka

Virus corona dari Wuhan merebak. Sejak menginfeksi pasien pertama pada 8 Desember 2019, ratusan korban tewas berjatuhan. Sementara, puluhan ribu lainnya terjangkit virus yang disebut novel coronavirus atau 2019-nCov ini.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menetapkan virus ini dalam status darurat global, Kamis (30/1). Situasi yang mirip saat terjadi wabah H1N1 atau flu babi, virus zika di Brasil, dan ebola di beberapa negara Afrika.
Pergerakan virus corona dari Wuhan terus menyebar ke berbagai negara. Laporan pertama WHO terhadap kasus ini dimulai pada 20 Januari 2020. Saat itu, hanya ditemukan 282 kasus positif di 4 negara yakni China, Thailand, Jepang, dan Korea Selatan.
Pada 5 Februari 2020, kasus positif corona telah melonjak menjadi 24.540 di 28 negara dan wilayah teritori seperti Hong Kong dan Macau. Artinya, dalam 17 hari, penyebaran virus ini meningkat sekitar 86 kali lipat.
Sementara itu, jumlah korban tewas akibat virus corona juga meningkat setiap hari. Terhitung pada 20-21 Januari, korban tewas hanya 6 orang.
Hingga 5 Februari 2020, korban tewas bertambah mencapai 492 orang. Jumlah ini meningkat 81 kali lipat dalam rentang waktu 17 hari.
Dalam salah satu jurnal berjudul "Estimating the effective reproduction number of the 2019-nCoV in China" (2020), estimasi tingkat penyebaran (transmision rate) virus corona dari Wuhan tercatat sebesar 4,08. Angka ini didapat melalui peningkatan pasien yang terinfeksi pada 40 hari pertama kasus mewabah.
"(Angka 4,08) mengindikasikan satu orang pasien (terinfeksi corona) menginfeksi lebih dari 4 orang yang rentan selama wabah berlangsung," tulis Zhidong Cao dkk. selaku penulis jurnal.
Apabila dibandingkan, saat ini jumlah kematian akibat virus corona dari Wuhan masih di bawah virus SARS, MERS, Ebola, dan Campak.
Namun, dari sisi orang yang terinfeksi, novel coronavirus telah melampaui kasus SARS dan MERS. Adapun penyebarannya telah mencapai 28 negara. Itu melampaui SARS, MERS, dan Ebola.
***
Catatan Redaksi: statistik mengenai virus corona dari Wuhan akan terus diupdate sesuai temuan kasus dan jumlah korban baru.
