Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.98.1

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Pada Senin (2/8/2021) otoritas Wuhan mengumumkan kemunculan 7 kasus infeksi corona. Seluruh kasus adalah penularan lokal.
Mereka yang terinfeksi merupakan pekerja migran, demikian dikutip dari AFP.
Sebelumnya selama hampir satu tahun lebih tidak ada infeksi corona muncul di Wuhan. Seluruh aktivitas kota Wuhan juga telah berangsur-angsur normal.
China sendiri pada Selasa (3/8/2021) melaporkan penambahan 61 kasus penularan lokal. Melonjaknya jumlah infeksi COVID-19 disebabkan penularan varian Delta.
Kasus varian Delta ditemukan pertama kali di sekelompok pembersih Airport Nanjing. Kini, kasus sudah menyebar di beberapa kota.
Virus corona yang sudah menewaskan 4.23 juta orang diseluruh dunia, pertama kali dilaporkan di muncul di Wuhan pada akhir 2019.
Meski demikian, China membantah sebagai negara asal virus corona. Mereka menduga virus tersebut sudah ditemukan terlebih dulu sebelum munculnya kasus pertama di Wuhan.
ADVERTISEMENT
Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau BPI Danantara diresmikan Senin (24/2). Danantara dibentuk sebagai superholding BUMN dengan tujuan mengoptimalkan kekayaan negara melalui investasi strategis. Aset yang dikelola Rp 14.659 triliun.