kumparan
search-gray
News10 Februari 2020 9:02

Virus Corona Tewaskan 908 Orang, RS China Kewalahan Tangani Pasien

Konten Redaksi kumparan
Virus Corona Tewaskan 908 Orang, RS China Kewalahan Tangani Pasien (104497)
Petugas memindai masyarakat dengan alat khusus untuk mendeteksi virus corona di Wuhan, China. Foto: AFP/HECTOR RETAMAL
Angka kematian akibat virus corona dan penularannya tidak menunjukkan perlambatan. Per Senin (10/2), angka kematian meningkat menjadi 908 orang sementara penderita sudah lebih dari 40 ribu orang. Rumah sakit China mulai kewalahan menghadapi berlimpahnya pasien.
ADVERTISEMENT
Diberitakan Reuters, ini adalah angka terbaru yang disampaikan oleh Komisi Kesehatan Nasional China dalam konferensi pers yang rutin disampaikan setiap hari.
Angka kematian bertambah 97 orang pada Minggu (9/2). Kematian tertinggi pada Minggu berasal dari provinsi Hubei sebanyak 91 orang, dengan porsi terbanyak dari kota Wuhan sebanyak 73 orang. Wuhan adalah titik nol penyebaran virus corona yang saat ini masih menjalani isolasi.
AFP melaporkan, satu orang warga Amerika Serikat meninggal dunia di Wuhan akibat virus corona. Ini adalah pasien meninggal warga asing pertama di China.
Virus Corona Tewaskan 908 Orang, RS China Kewalahan Tangani Pasien (104498)
Petugas medis mengobservasi sampel yang diambil dari pasien yang diduga terkena virus corona di tempat karantina di Wuhan, China. Foto: Chinatopix via AP
Angka penderita baru virus corona sempat menunjukkan penurunan untuk pertama kalinya sejak 2 Februari pada Sabtu lalu, yakni di bawah 3.000 orang.
ADVERTISEMENT
Namun angka penderita baru kembali meroket pada Minggu, yakni 3.062 orang. Total saat ini jumlah penderita mencapai 40.171 orang, terbanyak di China dan sisanya tersebar di 26 negara.
Sementara itu kehidupan di Wuhan yang diisolasi semakin memburuk. Toko-toko mulai kehabisan bahan makanan dan barang-barang kebutuhan pokok.
"Pemerintah meminta masyarakat tinggal di rumah sesering mungkin, tapi tidak ada makanan yang cukup di toko setiap kali kami ke sana, jadi kami harus sering keluar," kata seorang wanita di Wuhan, Wei, kepada AFP.
Virus Corona Tewaskan 908 Orang, RS China Kewalahan Tangani Pasien (104499)
Para pekerja menyiapkan tempat tidur di Pusat Konferensi dan Pameran Internasional Wuhan yang di ubah jadi rumah sakit. Foto: Getty Images
Bank sentral China mengatakan akan mengucurkan pinjaman khusus 300 miliar yuan untuk bank-bank di wilayah isolasi agar bisa membantu permodalan para pemilik usaha .
Sementara itu, meningkatnya jumlah pasien berbanding terbalik dengan fasilitas yang ada. China telah membuat dua rumah sakit baru dan menjadikan gedung-gedung sebagai pusat medis sementara, tapi tetap saja tidak cukup untuk menampung banyaknya pasien.
ADVERTISEMENT
Seorang warga Wuhan, Chen Yiping, kepada AFP mengatakan ibunya yang berusia 61 tahun tidak bisa dirawat di rumah sakit karena keterbatasan tempat tidur. Padahal ibunya mengalami gejala virus corona berat.
"Terlalu banyak orang yang membutuhkan perawatan saat ini," kata Chen.
Virus Corona Tewaskan 908 Orang, RS China Kewalahan Tangani Pasien (104500)
Infografik Evolusi Virus Corona. Foto: Sabryna Putri Muviola/kumparan
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
sosmed-whatsapp-white
sosmed-facebook-white
sosmed-twitter-white
sosmed-line-white