Visa Umrah Diperpanjang Jadi 3 Bulan, Jemaah Bisa Keliling Arab Saudi

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Calon jamaah umrah berjalan di Terminal 2 Bandara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (14/3/2022).  Foto: Umarul Faruq/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Calon jamaah umrah berjalan di Terminal 2 Bandara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (14/3/2022). Foto: Umarul Faruq/ANTARA FOTO

Arab Saudi merombak sistem pemberian visa umrah. Perombakan itu antara lain, masa berlaku visa umrah kini menjadi 3 bulan dan pemegang visa umrah bisa berkeliling ke kota-kota di Arab Saudi, selain kota suci Makkah dan Madinah.

Pembaruan sistem visa umrah itu disampaikan oleh Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Dr Tawfiq Al-Rabiah saat berkunjung di Yordania pada Kamis (2/6).

Pembaruan yang diluncurkan sebagaimana dirangkum dari media lokal Okaz adalah sebagai berikut:

  • Arab Saudi meluncurkan layanan visa elektronik (e-visa) bagi jemaah perseorangan/individual dari luar negeri. Sebelumnya, permohonan visa umrah harus dilakukan berkelompok yang dilakukan oleh biro perjalanan.

  • Layanan elektronik bisa dibuka di situs Kementerian Haji dan Umrah dan permohonan visa bisa diajukan dari luar Arab Saudi.

  • Visa umrah akan keluar dalam waktu 24 jam.

  • Selain mengajukan visa umrah di aplikasi elektronik itu, jemaah juga bisa memesan layanan akomodasi (penginapan, transportasi, dll) yang diperlukan saat beribadah di Makkah.

  • Visa umrah yang selama ini berlaku selama 1 bulan, diperpanjang menjadi 3 bulan.

  • Selain menunaikan umrah, pemegang visa umrah bisa berkeliling ke kota-kota di Arab Saudi.

“Jemaah yang datang untuk melakukan umrah dapat mengunjungi kota-kota di Arab Saudi lainnya tanpa hambatan,” ungkap Dr Tawfiq.

Menkes Arab Saudi Tawfiq Al-Rabiah diangkat sebagai Menteri Haji dan Umrah oleh Raja Salman. Foto: Twitter/@tfrabiah

Dr Tawfiq yang sebelumnya menjabat Menkes itu mengungkapkan, kemudahan ini merupakan bagian dari Visi Arab Saudi 2030 yang bertujuan untuk memfasilitasi penerimaan jemaah umrah dalam jumlah yang lebih besar.

Suasana Kota Madinah. Menurut kebiasaan selama ini, kota yang dikunjungi jemaah umrah hanya dua, yaitu Makkah dan Madinah. Foto: Dunia Production Company/Shutterstock

Indonesia Termasuk Pengirim Jemaah Umrah Terbesar

Menurut statistik Arab Saudi, sebelum pandemi Pakistan adalah pengirim jemaah umrah terbesar nomor satu. Indonesia menempati urutan kedua.

Pada musim umrah Ramadhan 1442/2022 M yang baru lalu, Indonesia di urutan ketiga sebagai negara dengan jemaah umrah terbesar. Umrah Ramadhan merupakan masa favorit karena berbagai keutamaan spiritualnya.

kumparan post embed

Umrah yang biasa disebut haji kecil merupakan ibadah sunah yang bisa dikerjakan sepanjang tahun. Lamanya daftar tunggu ibadah haji yang mencapai puluhan tahun, juga menjadi faktor kaum muslimin berlomba menunaikan ibadah umrah.

kumparan post embed