Visi-Misi Capres-Cawapres soal Kemiskinan, Ketenagakerjaan hingga Kesehatan

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Capres nomor urut satu Anies Baswedan (kanan), capres nomor urut dua Prabowo Subianto (kiri), dan capres nomor urut tiga Ganjar Pranowo beradu gagasan dalam debat ketiga Pilpres 2024 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (7/1/2024). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Capres nomor urut satu Anies Baswedan (kanan), capres nomor urut dua Prabowo Subianto (kiri), dan capres nomor urut tiga Ganjar Pranowo beradu gagasan dalam debat ketiga Pilpres 2024 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (7/1/2024). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Debat kelima Pilpres 2024 yang sekaligus menjadi debat terakhir sebelum pemungutan suara dilakukan akan digelar pada Minggu (4/2) besok.

Kali ini para calon presiden akan beradu gagasan mengenai mengenai isu kesejahteraan sosial, kebudayaan, pendidikan, teknologi informasi, kesehatan, ketenagakerjaan, sumber daya manusia dan juga inklusi.

Lantas, apa saja visi misi dari masing-masing capres-cawapres mengenai hal ini?

Anies-Muhaimin

Capres-Cawapres 01, Anies-Muhaimin (AMIN) hadir bersama dalam acara kampanye akbar di Lapangan Desa Kalisapu, Slawi, Tegal, Jawa Tengah, Selasa (30/1/2024). Foto: Dok. Istimewa

Pasangan nomor urut 01, Anies-Muhaimin, telah menyebut beberapa poin dalam visi misinya terkait isu pada debat terakhir Pilpres 2024. Tentang kesejahteraan sosial, misalnya, paslon Anies-Imin memiliki target untuk menurunkan kemiskinan menjadi 4 persen hingga 5 persen di tahun 2029.

Tak hanya itu, mereka juga memiliki keinginan untuk mengentaskan kemiskinan ekstrem. Anies-Imin juga berjanji akan menurunkan prevalensi stunting menjadi 11 persen hingga 12,5 persen di tahun 2029.

Table Embed

Menampilkan 10 data dari 22 data

Visi Misi Anies-Cak Imin
Membentuk Skill Development Fund di bawah Kementerian Tenaga Kerja bekerja sama dengan asosiasi industri untuk mempercepat pelatihan kerja dan mengembangkan profesi dan bisnis;
Menyediakan hunian layak, dekat pusat kota, dan dengan harga terjangkau bagi semua kalangan, termasuk generasi z, milenial, dan pekerja informal, melalui skema pembelian yang mudah dan murah;
Mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan melalui pendekatan multisektor dengan target menurunkan tingkat kemiskinan dari 9,36% (Maret, 2023) menjadi 4,0%-5,0% (2029); dan kemiskinan ekstrem ~0% (2026);
Menciptakan minimal 15 juta lapangan pekerjaan baru termasuk pekerjaan hijau/ green jobs pada 2025-2029;
Membangun pusat kebudayaan dan pusat sinema kelas dunia di berbagai kota di Indonesia;
Membangkitkan budaya sinema dengan memajukan pendidikan formal perfilman serta mendorong tumbuhnya sinema menuju rasio satu layar untuk setiap 100.000 populasi;
Meningkatkan belanja R&D dari 0,24% (2021) menuju 0,4%-0,6% PDB (2029) dengan mendorong kontribusi swasta yang lebih besar;
Membangun satu Rumah Sakit kelas A di tiap provinsi dengan keterpaduan layanan rujukan untuk memfasilitasi kebutuhan masyarakat dan penyakit yang berkembang.
Mempercepat pelaksanaan Wajib Belajar 1+12 tahun dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) atau yang sederajat;
Memastikan tersedianya fasilitas pendidikan dan kesehatan yang berkualitas dan terjangkau;

1 - 10 dari 22 baris

Prabowo-Gibran

Paslon 02 Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka hadiri konsolidasi relawan muda 'Suara Muda Indonesia untuk Prabowo-Gibran di JCC, Jakarta, Sabtu (27/1/2024). Foto: Dok. Istimewa

Pasangan nomor urut 02, Prabowo-Gibran juga telah meramu visi-misi terkait isu yang akan dibahas pada debat kelima nanti. Dalam bidang isu kemiskinan, paslon 02 memiliki target untuk memberantas kemiskinan ekstrem menuju 0 persen.

Selain itu, Prabowo-Gibran juga memiliki misi di bidang pendidikan dan kesehatan yang seringkali sudah terdengar, yaitu makan siang dan susu gratis di sekolah dan pesantren. Selain itu, mereka juga berkomitmen untuk meluncurkan kredit usaha Startup untuk pengembangan bisnis dalam mengatasi masalah ketenagakerjaan.

Table Embed

Menampilkan 10 data dari 16 data

Visi Misi Prabowo-Gibran
Memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM), sains, teknologi, pendidikan, kesehatan, prestasi olahraga, kesetaraan gender, serta penguatan peran perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas.
Menjamin pembangunan 500 ribu rumah tapak (landed house), dan 500 ribu rumah vertikal (apartemen murah) yg dikenal dengan istilah rusunami (rumah susun milik) dan rusunawa (rumah susun sewa).
Upaya pemberantasan kemiskinan ekstrim menuju 0% perlu dilakukan sesegera mungkin dalam 2 tahun pertama pemerintahan. Sementara untuk kemiskinan relatif ditargetkan pada 5% di akhir 2029.
Memberi makan siang dan susu gratis di sekolah dan pesantren, serta bantuan gizi untuk anak balita dan ibu hamil
Menyelenggarakan pemeriksaan kesehatan gratis, menurunkan kasus TBC 50% dalam lima tahun dan bangun RS lengkap berkualitas di kabupaten
Membangun sekolah-sekolah unggul terintegrasi di setiap kabupaten, dan memperbaiki sekolah-sekolah yang perlu renovasi
Melanjutkan dan menambahkan program kartu-kartu kesejahteraan sosial serta kartu usaha untuk menghilangkan kemiskinan absolut
Inovasi akan lahir seiring dengan kemajuan di bidang tersebut. Untuk itu, dana riset dan inovasi akan diupayakan mencapai 1.5-2.0% dari PDB dalam 5 tahun.
Target menjamin pembangunan dan renovasi sebanyak 25 rumah per desa/ kelurahan per tahun akan dapat dicapai sebanyak dua juta rumah mulai tahun kedua.
Menaikkan gaji ASN (terutama guru, dosen, dan tenaga kesehatan), TNI/POLRI, dan pejabat negara

1 - 10 dari 16 baris

Ganjar-Mahfud

Capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo menyimulasikan mencoblos surat suara saat kampanye terbuka dalam pesta rakyat bersama masyarakat adat Dayak di Rumah Adat Lingga, Ambawang, Kubu Raya, Kalimantan Barat, Rabu (31/1/2024). Foto: M Risyal Hidayat/ANTARA FOTO

Pasangan nomor urut 03, Ganjar-Mahfud berkomitmen dalam mengatasi masalah kesehatan mental terkait isu yang akan di bahas dalam debat kelima Pilpres 2024 nanti. Mereka ingin menyediakan nomor darurat 24 jam 7 hari seminggu bebas biaya dan membentuk lembaga komunikasi krisis dalam menangani masalah kesehatan mental.

Tak hanya itu, Ganjar-Mahfud juga memiliki keinginan setiap keluarga miskin dapat menyekolahkan minimal 1 orang anaknya hingga sarjana untuk memutus rantai kemiskinan.

Table Embed

Menampilkan 10 data dari 14 data

Visi Misi Ganjar-Mahfud
Layanan Konsul Keliling (KOLING)
Penyediaan nomor darurat 24 jam 7 hari seminggu bebas biaya dan membentuk lembaga komunikasi krisis untuk menangani masalah kesehatan mental secara responsif dan holistik, dengan membangun pos-pos konseling di semua kampus, layanan kesehatan jiwa di semua puskesmas, dan fasilitas layanan jiwa di seluruh rumah sakit umum.
Dukungan gizi dan akses layanan kesehatan selama masa kehamilan dan menyusui. Program 1.000 hari pertama serta pasokan gizi untuk anak hingga usia lima tahun. Target prevalensi tengkes (stunting) di bawah 9% serta ibu dan ayah menjadi penjaga kesehatan keluarga.
Wajib Belajar 12 Tahun Gratis: Pintar Tanpa Biaya
Memastikan setiap keluarga miskin menyekolahkan minimal 1 orang anaknya hingga sarjana untuk memutus rantai kemiskinan.
Tingkat Kemiskinan 2,5% dan Kemiskinan Ekstrem 0%
Dana abadi akan menjadi salah satu opsi kami untuk pembiayaan program program kesejahteraan sosial, termasuk membantu warga difabel.
Menumbuhkan budaya sportif dengan revitalisasi infrastruktur olahraga sekurangkurangnya 1 lapangan olahraga setiap desa yang ditingkatkan fungsinya secara bertahap hingga menjadi gelanggang olahraga.
Program Keluarga Harapan (PKH) akan ditingkatkan dari 10 juta penerima menjadi 15 juta penerima, sebagai komitmen kami untuk terus membantu rakyat.
Menyediakan 40% tempat usaha bagi usaha mikro dan kecil di lingkungan infrastruktur publik. Mengalokasikan 50% anggaran belanja barang/jasa pemerintah dan BUMN/D untuk koperasi dan UMKM.

1 - 10 dari 14 baris