Wabup Bogor Perintahkan Warga Tak ke Rumah, Khawatir Banjir Bandang Susulan

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan saat meninjau banjir bandang di kawasan Gunung Mas Puncak, Bogor, Jawa Barat, Selasa (19/1). Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan saat meninjau banjir bandang di kawasan Gunung Mas Puncak, Bogor, Jawa Barat, Selasa (19/1). Foto: Dok. Istimewa

Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan meminta warga yang terdampak banjir bandang di Gunung Mas Puncak tidak kembali ke rumahnya. Hal itu dilakukan Iwan untuk mencegah terjadinya banjir bandang susulan.

"Sampai saat ini kita masih mengevakuasi dan melarang warga untuk kembali, karena situasi cuaca masih terus mengkhawatirkan, masih bisa tidak diduga kapan (hujan) reda," ujar Iwan saat meninjau lokasi banjir bandang di dalam kompleks Agrowisata Gunung Mas, Selasa (19/1).

Iwan juga akan membuat kesepakatan dengan pihak PT Perkebunan Nusantara VIII (PTPN) VIII untuk mengevakuasi warga ke tempat yang lebih aman. Diketahui area banjir bandang itu merupakan permukiman warga pemetik teh di kebun PTPN VIII.

"Kami dengan tim pemerintah daerah dan relawan di sini juga dengan pihak PTPN mungkin nanti buat kesepakatan untuk mengungsikan sementara ke tempat yang lebih aman," ujar Iwan.

"Karena area ini cukup berbahaya jadi masih mengevakuasi dan melarang. Setelah saya keluar mungkin nanti langsung clear di sini," lanjut Iwan.

Berdasarkan data yang dihimpun BNPB, ada sebanyak 900 jiwa terdampak banjir bandang. Mereka sebagian besar mengungsi menempati ke Wisma PTPN VIII Gunung Mas.