Wabup Solok: 2 Orang Hilang, 4 Luka akibat Banjir Bandang

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Warga berada di antara material banjir bandang di Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Selasa (22/9/2026).  Foto: Fitra Yogi/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Warga berada di antara material banjir bandang di Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Selasa (22/9/2026). Foto: Fitra Yogi/ANTARA FOTO

Wakil Bupati (Wabup) Solok Candra mengungkapkan, dua orang dinyatakan belum ditemukan pascabencana banjir bandang atau galodo menerjang kompleks perkantoran bupati.

"Tim masih bekerja di lapangan. Ada tiga tim dan melakukan penelusuran," ujar Candra saat dihubungi wartawan, Selasa (22/9).

Banjir bandang atau galodo di kota di Sumbar itu terjadi pada Senin (22/9) malam. Selain korban hilang, Candra menyebutkan empat orang mengalami luka-luka.

kumparan post embed

Korban luka ini telah dievakuasi dan dilarikan ke Semen Padang Hospital di Kota Padang dan dirawat di RSUD Arosuka Solok. Mereka mendapat penanganan medis.

"Untuk pembersihan material masih dilakukan dengan mengerahkan alat berat," ungkapnya.

Personel Brimob Polda Sumbar melakukan pembersihan material banjir bandang di Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Selasa (22/9/2026). Foto: Fitra Yogi/ANTARA FOTO

Candra mengungkapkan, jalan nasional dan provinsi penghubung Padang-Solok saat ini sudah bisa dilalui.

"Ada beberapa kendaraan ditemukan tertimbun material. Empat truk, mobil boks ekspedisi serta minibus," jelasnya.

Pendataan dampak banjir bandang ini masih terus dilakukan. Sejumlah kantor pemerintahan terdampak rusak. Begitu pun dengan rumah-rumah warga.