Waduk Lecari: Dulu Kotor Kini Disulap Warga Banyuwangi Jadi Tempat Wisata

Kepedulian terhadap kebersihan lingkungan membawa manfaat positif bagi warga Dusun Sumberejo, Desa Wringinagung, Kecamatan Gambiran, Banyuwangi.
Berangkat dari tekad untuk menjadikan sungai lebih bersih, kini warga setempat berhasil menjadikan kawasan waduk di kawasan itu menjadi destinasi yang menarik.
Sungai yang dulunya kotor kini menjadi lokasi wisata yang indah dan asri, atau yang biasa dikenal dengan Waduk Lecari, yang kini telah berkembang.
Di tempat itu pengunjung bisa menikmati suasana waduk yang asri sambil menikmati kuliner aneka olahan ikan air tawar yang nikmat. Sejumlah fasilitas wisata juga tersedia, seperti perahu wisata hingga area pemancingan.
Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas pun mengapresiasi inovasi pariwisata ini. Anas juga berkesempatan mengunjungi lokasi waduk tersebut sekaligus menebar benih 40 ribu ikan nila merah.
“Saya memberikan apresiasi kepada warga yang telah berinovasi, mengangkat potensi yang ada di desa ini. Memanfaatkan waduk sungai yang tadinya kotor, berhasil diubah menjadi kawasan yang menarik,” kata Anas, Rabu (2/12).
Waduk Lecari merupakan bagian dari sungai yang mengalir di perbatasan Desa Wringinagung dan Desa Tegalsari. Sungai tersebut dibendung hingga menjadi waduk yang dimanfaatkan untuk pengairan sawah.
Sebelumnya waduk ini tidak terawat dan penuh sampah. Namun atas inisiatif desa dan pendampingan dari kecamatan serta dinas terkait, warga desa mulai bergerak untuk memaksimalkan potensi waduk dengan mengembangkan sektor perikanan dan pariwisata.
“Selama ini pemkab mendorong warga untuk memaksimalkan potensinya bukan sekadar untuk menciptakan pariwisata. Tapi yang terlebih penting bagaimana mengubah budaya warga menjadi lebih baik,” ujar Anas.
“Yang tadinya masih ada kebiasaan BAB di sungai sekarang sudah hilang, yang tadinya membuang sampah di sungai sekarang justru merawatnya," imbuh Anas
Sudah saatnya sungai tidak lagi menjadi halaman belakang tapi menjadi wajah desa yang indah dan membanggakan.
-Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas.
Wisata Waduk Lecari saat ini menawarkan sejumlah fasilitas menarik yang bisa dinikmati pengunjung. Untuk kuliner ada beragam olahan ikan air tawar mulai ikan patin dan nila, tersedia di sejumlah warung yang berada di area Waduk Lecari.
Pilihan cara memasak bisa dibakar, digoreng, maupun dikukus (pepes). Asyiknya lagi semua ikan itu segar, karena langsung diambil dari keramba di area waduk.
Selain kuliner, kawasan tersebut juga disediakan perahu dayung dan kayuh yang bisa disewa untuk menyusuri perairan sungai sambil menikmati hawa sejuk. Selain itu, di waduk ini wisatawan juga bisa menyalurkan hobi memancing ikan di area pemancingan yang tersedia.
Kepala Dinas Perikanan Banyuwangi Hary Cahyo Purnomo mengatakan, wisata Waduk Lecari turut didukung pihaknya sejak 2018 melalui program Cipta Wisata Barkanli (tebar Ikan di Kali). Warga diajak memelihara ikan keramba dengan spesialisasi ikan patin sebagai hasil unggulan desa.
“Dulunya waduk tidak terawat dan penuh sampah, lalu kami ajak warga melalui kelompok masyarakat pengawas (Pokmaswas) dan Pokdarwis untuk memperbaiki lingkungan hingga budidaya benih ikan kami bagikan, termasuk benih patin yang ada saat ini,” ujar Hary.
Hingga saat ini, warga terus mengembangkan potensi Waduk Lecari, tidak hanya budidaya ikan tapi juga pariwisata.
“Alhamdulillah dengan sinergi antara dinas, kecamatan, desa dan warga potensi Waduk Lecari bisa terus berkembang. Bahkan sudah menjadi jujugan (pilihan) warga untuk menikmati waktu di tempat tersebut,” harap Hary.
