Wagub DKI: di Daerah Banjir Berhari-Hari, di Jakarta Tidak Ada

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Petugas PPSU tengah membersihkan lumpur pasca banjir terjadi di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Sabtu (13/11/2021). Foto: ANTARA / Walda
zoom-in-whitePerbesar
Petugas PPSU tengah membersihkan lumpur pasca banjir terjadi di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Sabtu (13/11/2021). Foto: ANTARA / Walda

Jakarta saat ini mulai memasuki musim hujan, imbasnya beberapa wilayah di DKI Jakarta sudah mulai dilanda banjir. Tapi kata Pemprov DKI, banjir di Jakarta cepat surut, tak seperti di daerah

Wakil Gubernur DKI Jakarta Riza Patria mengatakan bahwa Jakarta termasuk beruntung karena Banjir di Jakarta cepat surut.

“Kita lihat sekarang di daerah-daerah di seluruh Indonesia, di musim hujan ini banyak sekali, daerah yang tergenang bahkan banjir, berhari-hari bahkan sampai berminggu-minggu, Alhamdulillah di Jakarta, kita tidak ada genangan atau banjir sampai berhari-hari,” kata Riza kepada wartawan Senin, (15/11).

Riza menjelaskan, upaya memaksimalkan resapan air banjir dilakukan dengan cara pembersihan selokan, got, dan gorong-gorong, kemudian juga ada program pembuatan selokan, ada program pembuatan waduk.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Riza Patria meninjau pengerjaan drainase vertikal atau sumur resapan di Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan. Foto: Instagram/@arizapatria

Sebagai langkah antisipasi banjir dan memudahkan masyarakat ketika mengungsi, Riza mengimbau masyarakat untuk menyiapkan alat-alat pendukung seperti tangga, senter, dan lain-lain.

“Semua masyarakat kita minta untuk membantu kita semua dengan cara tidak membuang sampah pada tempatnya, membersihkan lingkungan, selokan, got, dan sekitarnya, dan juga mempersiapkan di rumah-rumah yang letaknya di daerah yang selama ini setiap tahun berpotensi banjir,” jelas Riza.

Selama 2 minggu terakhir ini, Jakarta dilaporkan banjir di sejumlah titik. Selain karena intensitas curah hujan yang meningkat akhir-akhir ini, kiriman air dari hulu juga menjadi penyebab air meluap ke pemukiman warga.