Wagub DKI Klaim Jakarta yang Terbaik Dalam Pembagian Bansos: Kami Transparan

26 Juni 2020 15:27
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Bantuan sosial tahap 2 yang diberikan oleh pemprov DKI Jakarta kepada warga terdampak virus corona. Foto: Ahmad Romadoni/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Bantuan sosial tahap 2 yang diberikan oleh pemprov DKI Jakarta kepada warga terdampak virus corona. Foto: Ahmad Romadoni/kumparan
ADVERTISEMENT
Sejak PSBB tahap pertama, Pemprov DKI Jakarta terus mendistribusikan bantuan sosial pada warga Jakarta yang terdampak.
ADVERTISEMENT
Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Riza Patria mengatakan, pembagian bansos Jakarta menjadi yang terbaik dibanding daerah lain. Pasalnya Jakarta dinilai menjadi wilayah yang sangat transparan.
"Data, kita selalu memperbaiki. Di Jakarta mohon maaf, jauh lebih baik dari daerah lain karena kita sangat transparan. Semua kami serahkan unsur terdepan di RT RW yang memang tahu," ujar Riza dalam diskusi melalui webinar, Jakarta, Jumat (26/6).
Dia mengatakan, dari segi anggaran hingga kualitas isi paket bansos di Jakarta tak perlu diragukan. Tak ada isi paket yang kurang. Sementara di wilayah lain, kata dia, banyak protes karena kekurangan isi.
"Sejauh sampai hari ini belum ada yang ngeluh dari kualitas yang kami berikan. Enggak ada di kita kejadian jumlah cuma setengah, kecap kurang enggak ada satupun, enggak ada keluhan. Di daerah lain kita dengar," kata dia.
Wakil Gubernur DKI Jakata, Riza Patria saat menghadiri acara konser amal dalam rangka HUT Jakarta. Foto: PPID Jakarta
zoom-in-whitePerbesar
Wakil Gubernur DKI Jakata, Riza Patria saat menghadiri acara konser amal dalam rangka HUT Jakarta. Foto: PPID Jakarta
Dia mengakui ada kekeliruan 2 persen dalam pembagiannya. Namun, 98 persen pembagian bansos DKI tepat sasaran dan sampai ke tangan warga dengan lengkap.
ADVERTISEMENT
"Memang ada kekeliruan sedikit, tapi enggak kurang dari 2 persen. Jadi 98 persen sudah tepat sasaran. Memang ada yang belum, itu misalnya orang kaya dapat ternyata buat pembantunya, tukang kebun, alamatnya di rumah orang kaya," jelasnya.
(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)
**
Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020