Wagub DKI: Masih Ada Banjir dan Genangan tapi Beberapa Jam Sudah Surut

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria menyampaikan update terbaru penanganan banjir di DKI Jakarta. Ia mengatakan, banjir tahun ini tidak begitu parah dibandingkan tahun sebelumnya.
"Banjir updatenya ada 20 dari 30.460 RT, jumlahnya kecil. Sebagaimana kita ketahui tahun ini sampai 18 Februari tidak terjadi genangan yang luar biasa seperti tahun sebelumnya," kata Riza kepada wartawan di Balai Kota DKI, Kamis (18/2).
"Banjir memang beberapa hari ke depan memang ada peningkatan curah hujan dan terjadi genangan. Memang ada banjir dan genangan dalam beberapa jam kemudian sudah surut," tegas Riza.
Sebagai contoh, Riza mengatakan genangan di Stasiun Tebet surut dengan cepat. Pemprov DKI juga sudah memeriksa ke lokasi.
Selain itu, Riza mengatakan Pemprov DKI tetap waspada menghadapi potensi banjir di puncak musim hujan ini.
"Kami sudah meninjau BPBD pusat data informasi kemudian kesiapan logistik, reaksi cepat dan koordinasi dengan semua LSM, NGO, dan penggiat peduli bencana kita terus koordinasikan," ucap Riza.
Lebih lanjut, Riza menekankan pentingnya merelokasi warga yang masih tinggal di bantaran sungai. Secara bertahap, warga di sana akan direlokasi ke Rusunawa.
"Masih banyak warga kita yang senang tinggal di bantaran kali. Ke depan secara bertahap kita akan pindahkan. Sekarang kita juga terus membangun Rusunawa dan memindahkan warga yang ada di pinggiran dan terus melakukan program normalisasi sungai, naturalisasi sungai, dan sebagainya," tutup Riza.
