Wagub DKI soal Warga Protes Penggantian Nama Jalan: Ini Tak Akan Membebani
·waktu baca 3 menit

Wagub DKI Ahmad Riza Patria menanggapi soal banyak warga protes terkait perubahan nama jalan. Sebelumnya, 22 ruas jalan diganti namanya oleh Pemprov DKI menggunakan nama tokoh betawi.
Warga banyak yang protes karena repot harus mengubah data dokumen kependudukan dengan menyesuaikan menggunakan nama jalan yang baru.
Riza Patria mengatakan, proses perubahan data di dokumen kependudukan tidak akan membebani warga. Sebab mekanismenya sudah diatur oleh Pemprov DKI.
“Akibat (perubahan nama jalan) itu memang perlu ada perubahan identitas KTP, KK, STNK, BPKB bahkan sertifikat dan lain-lain, namun demikian semua perubahan itu mengikuti periodisasinya saja. Jadi sekali lagi tidak akan membebani warga,” kata Riza kepada wartawan di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (6/7).
Riza tak heran jika kebijakan ini ramai diprotes warga. Menurutnya, memang belum banyak warga yang paham dengan kebijakan ini.
“Umpannya STNK baru habis 5 tahun kemudian, ya tidak perlu diganti sekarang. Umpamanya sertifikat ya tidak perlu diganti sekarang, bagi BPN tidak jadi masalah,” kata Riza.
“Sekalipun nama (jalan) nya berubah, yang lama, namanya yang lama, dan ketika transaksi jual beli baru, baru diganti nama yang baru,” lanjut dia.
Politikus Gerindra itu menegaskan, Pemprov DKI tidak sembarang ketika memutuskan untuk mengubah nama jalan. Kata Riza, penggunaan nama tokoh Betawi ini agar masyarakat lebih mengenal sejarah.
“Kami memahami dan mengerti beberapa warga yang menolak ada perubahan, karena mungkin dirasa jadi repot harus mengganti, ada biaya. Sekali lagi, adanya jalan ini pertama penamaan baru jalan ini untuk menghormati tokoh-tokoh Betawi dan juga tokoh nasional pahlawan dan lain sebagainya,” tutup dia.
Sebelumnya, berdasarkan Keputusan Gubernur Nomor 565 Tahun 2022, ada 22 ruas jalan yang berubah yang tersebar di 6 wilayah administratif termasuk Kepulauan Seribu.
Berikut daftar 22 nama jalan yang berganti itu:
Jalan KH Ahmad Suhaimi sebelumnya bernama Bantaran Setu Babakan Timur
Jalan Mahbub Djunaidi, sebelumnya Jalan Srikaya
Jalan KH Guru Amin, sebelumnya Jalan Raya Pasar Minggu sisi utara
Jalan Hj Tutty Alawiyah, sebelumnya Jalan Warung Buncit Raya
Jalan A Hamid Arief, sebelumnya Jalan Tanah Tinggi 1 gang 5
Jalan H Imam Sapi'ie sebelumnya Jalan Senen Raya
Jalan Abdullah Ali sebelumnya Jalan SMP 76
Jalan M Mashabi sebelumnya Jalan Kebon Kacang Raya sisi utara
Jalan HM Shaleh Ishak sebelumnya Jalan Kebon Kacang Raya sisi selatan
Jalan Tino Sidin sebelumnya Jalan Cikini VII
Jalan Mualim Teko sebelumnya Jalan depan Taman Wisata Alam Muara Angke
Jalan Syekh Junaid Al Batawi sebelumnya Jalan Lingkar Luar Barat
Jalan Guru Ma'mun sebelumnya Jalan Rawa Buaya
Jalan Kyai Mursalin sebelumnya jalan di Pulau Panggang
Jalan Habib Ali Bin Ahmad sebelumnya jalan di Pulau Panggang
Jalan Entong Gendut sebelumnya Jalan Budaya
Jalan Haji Darip sebelumnya Jalan Bekasi Timur Raya
Jalan Mpok Nori sebelumnya Jalan Raya Bambu Apus
Jalan H Bokir Bin Dji'un sebelumnya Jalan Raya Pondok Gede
Jalan Raden Ismail sebelumnya Jalan Buntu
Jalan Rama Ratu Jaya sebelumnya Jalan BKT Sisi Barat
Jalan H Roim Sa'ih sebelumnya bernama Bantaran Setu Babakan Barat
