Wagub DKI Temui DPRD, Bahas Dana Cadangan Rp 1,4 T untuk Corona

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria saat melakukan kunjungan pertamanya ke Kepulauan Seribu, Sabtu (15/8). Foto: Pemprov DKI
zoom-in-whitePerbesar
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria saat melakukan kunjungan pertamanya ke Kepulauan Seribu, Sabtu (15/8). Foto: Pemprov DKI

Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menghadiri rapat bersama dengan DPRD DKI Jakarta. Dalam rapat ini, salah satunya yang dibahas mengenai dana cadangan DKI.

"Ada keinginan dari kami untuk memperjelas posisi dana cadangan. Sejauh mana dimungkinkan digunakan, selama ini tidak pernah digunakan, posisinya seperti apa," kata Riza di DPRD DKI Jakarta, Rabu (9/9).

Petugas yang mengenakan kostum berbentuk virus corona membawa poster saat sosialisasi penggunaan masker di kawasan Sarinah, Jakarta. Foto: Wahyu Putro A/Antara Foto

Dia mengatakan dana cadangan sebesar Rp 1,4 triliun tengah diusahakan untuk bisa dicairkan untuk penanganan corona. Saat ini pihaknya bersama DPRD DKI tengah mencermati regulasi pemakaiannya.

"Regulasi aturannya akan kita perbaiki, perbaiki, revisi dan bila dimungkinkan kita akan gunakan untuk kepentingan COVID. Tidak ada kepentingan lain selain COVID, tapi kami tetap serahkan ke pimpinan dan anggota DPRD sesuai mekanisme dan aturan," ujarnya.

embed from external kumparan

DPRD DKI Kaji Aturan Pencairan Dana Cadangan untuk Corona

Sementara itu, Wakil DPRD DKI Jakarta M Taufik menyebut, selama ini dana cadangan memang tak bisa digunakan. Maka itu dewan dan Pemprov DKI bakal mengkaji aturan pencairannya.

Wakil Ketua DPRD Fraksi Gerindra, M. Taufik, di DPRD DKI Jakarta, Senin (17/2). Foto: Efira Tamara/kumparan

"Dana cadangan bukan sekadar buat COVID. Dia untuk keadaan tertentu, kalau hari ini lagi COVID, ya untuk COVID. Rp 1,4 triliun. Itu kan ngendap terus, enggak jelas ini boleh dipakainya seperti apa. Makanya perlu revisi," jelasnya.

***

(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)