Wagub DKI: Untuk Kurangi Kerumunan, Ziarah Tak Harus Saat Lebaran

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Warga melakukan ziarah kubur menjelang bulan Ramadan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Karet Bivak, Jakarta, Minggu (19/4/2020). Foto: ANTARA FOTO/Aprillio Akbar
zoom-in-whitePerbesar
Warga melakukan ziarah kubur menjelang bulan Ramadan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Karet Bivak, Jakarta, Minggu (19/4/2020). Foto: ANTARA FOTO/Aprillio Akbar

Lebaran menjadi waktu bagi kebanyakan orang untuk ziarah kubur ke makam keluarga. Namun di tengah pandemi COVID-19 ziarah kubur harus dilakukan dengan bijak agar tak menyebabkan penularan.

Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meminta warga Jakarta untuk tidak melakukan ziarah kubur dalam satu waktu bersamaan di hari Lebaran. Dia minta ziarah kubur dilakukan di hari lain

"Kegiatan ziarah jangan dilakukan secara kerumunan dan ziarah kubur tidak mesti dilakukan pada Hari Raya. Bisa dilakukan pada hari lain dalam rangka mengurangi kerumunan dan peningkatan orang di sekitar pemakaman," ujar Riza di Polda Metro Jaya, Rabu (5/5).

Peziarah berdoa saat ziarah kubur menjelang bulan Ramadhan 1442 H di TPU Pondok Ranggon, Jakarta, Jumat (9/4/2021). Foto: ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

Aparat juga disiagakan di pemakaman untuk mengantisipasi jika terjadi kerumunan. Dia berharap masyarakat bisa memahami kondisi pandemi saat ini.

"Kami juga akan hadirkan aparat untuk mengatur agar tidak terjadi kerumunan dan interaksi di pemakaman. Jadi kami minta masyarakat kegiatan ziarah kubur agar diatur waktunya," tuturnya.

"Ya semua ada pembatasan di tempat-tempat ada pembatasan termasuk di pemakaman kami minta ada pembatasan dan dikurangi," kata dia.