Waka BSSN Komjen Darma Pongrekun Diganti

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Wakil Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Dharma Pongrekun (kanan) mengikuti  tes psikologi seleksi calon pimpinan KPK, di Pusdiklat Kementerian Sekretariat Negara, Cilandak, Jakarta, Minggu (28/7/2019). Foto: ANTARA FOTO/Wahyu Putro A
zoom-in-whitePerbesar
Wakil Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Dharma Pongrekun (kanan) mengikuti tes psikologi seleksi calon pimpinan KPK, di Pusdiklat Kementerian Sekretariat Negara, Cilandak, Jakarta, Minggu (28/7/2019). Foto: ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

Posisi Wakil Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) yang semula diisi oleh Komjen Darma Pongrekun kini ditempati oleh Irjen Pol Sutanto. Dharma telah resmi diganti seiring pelantikan Sutanto menjadi Waka BSSN pada 8 Oktober 2021.

Pergantian posisi Waka BSSN ini berdasarkan Keputusan Presiden Jokowi Nomor 146/TPA tahun 2021 tanggal 5 Oktober 2021.

"Pada hari ini telah dilakukan pelantikan dan pengambilan sumpah Wakil Kepala BSSN," kata Kepala BSSN Hinsa Siburian, dalam keterangannya, Jumat (8/10).

Inspektur Jenderal Polisi Sutanto secara resmi dilantik menjadi Wakil Kepala Badan Siber dan Sandi Negara Republik Inonesia (BSSN RI). Foto: bssn.go.id

"Saya percaya bahwa saudara akan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan. Semoga Tuhan Yang Maha Esa bersama kita," ucap Hinsa.

Sementara, Sutanto menerima dan siap melaksanakan tugas barunya sebagai Wakil Kepala BSSN. "Bersedia," tegas Sutanto.

Inspektur Jenderal Polisi Sutanto secara resmi dilantik menjadi Wakil Kepala Badan Siber dan Sandi Negara Republik Inonesia (BSSN RI). Foto: bssn.go.id

Diketahui, sebelum menjabat sebagai Waka BSSN, Susanto merupakan Deputi VIII Badan Intelijen Negara. Sementara, Dharma Pongrekun yang digantikan merupakan lulusan akpol angkatan 1988. Dia baru akan pensiun 2024.

Dharma tercatat pernah menjabat sebagai Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri. Dia juga pernah ikut dalam seleksi calon pimpinan KPK bersama Firli Bahuri. Tetapi gagal.