WakaBIN Sebut Demo Rusuh 25-31 Agustus Sudah Terdeteksi
·waktu baca 2 menit

Badan Intelijen Negara (BIN) mengatakan, sebenarnya aksi demo yang berakhir ricuh pada 25-31 Agustus sudah terdeteksi sejak jauh hari.
Hal ini disampaikan Wakil Kepala BIN Komjen Imam Sugianto usai rapat koordinasi di Kementerian Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan, Senin (8/9).
"Oh sudah. Deteksi dini sudah. Sebelum tanggal 25," kata Imam kepada wartawan.
BIN lantas ditanya mengapa jika sudah terdeteksi, demo tetap pecah dan berakhir ricuh. Bahkan, banyak fasilitas umum rusak dan memakan korban jiwa.
Imam hanya menjawab dengan tersenyum. "Terima kasih, terima kasih," ucap dia seraya tertawa.
Sementara Menko Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, mengatakan pemerintah sudah melakukan pemulihan imbas demo rusuh.
Rapat koordinasi hari ini mengundang seluruh kementerian dan lembaga terkait. Pemerintah ingin meminta masukan agar pemulihan dan langkah hukum berjalan dengan baik dan cepat.
"Kami ingin mendengar semua laporan dan juga pandangan dari mereka semua dalam mengatasi perkembangan yang terjadi. Pada intinya adalah bahwa pemerintah memberikan satu respons yang positif terhadap tuntutan dari rakyat kita untuk melakukan berbagai perbaikan-perbaikan yang selama ini dirasakan satu yang kurang dan didesakkan untuk dilakukan satu pembenahan dan perbaikan," kata Yusril.
#JagaIndonesiaLewatFakta kumparan mengajak masyarakat lebih kritis, berperan aktif, bijak, dan berpegang pada fakta dalam menghadapi isu bangsa, dari politik, ekonomi, hingga budaya. Dengan fakta, kita jaga Indonesia bersama.
