Waketum MUI Minta Polisi Tangkap Youtuber Muhammad Kece
·waktu baca 2 menit

Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta pihak kepolisian segera memproses Youtuber Muhammad Kece. Hal itu imbas dari video buatannya yang diduga menghina agama Islam.
Waketum MUI Anwar Abbas menilai ada banyak pelanggaran yang dilakukan Muhammad Kece. Sehingga, sudah selayaknya untuk ditangkap dan diadili secepatnya.
"Saya meminta kepada pihak kepolisian untuk segera memproses yang bersangkutan karena yang saya yakini dan percaya UU yang ada di negeri ini sudah ditabrak dan sudah banyak dilanggar oleh yang bersangkutan," kata Anwar dalam keterangannya, Minggu (22/8).
"Saya minta pihak kepolisian agar sesegera mungkin menangkap yang bersangkutan memproses dan menggiring ke pengadilan dan kita berharap biar pengadilan yang memutuskan apakah tindakan yang bersangkutan benar atau tidak," tambahnya.
Di sisi lain, sembari menyerahkan semua pada kepolisian, Anwar juga meminta umat Islam di Indonesia agar tetap sabar dan tidak terpancing karena ulah Muhammad Kece tersebut. Dia meminta semua mempercayakan persoalan ini pada kepolisian.
"Saya meminta umat Islam tetap bersabar dan mampu mengendalikan diri ya meskipun hati kita panas kita percayakan ini pada aparat penegak hukum dan kita minta para penegak hukum untuk sesegera mungkin dan pihak kepolisian menangkap yang bersangkutan dan memproses," jelasnya.
Baginya, jika persoalan ini tak ditindaklanjuti maka bisa mengganggu kerukunan beragama di Indonesia. Situasi pun bisa menjadi tidak stabil hanya karena perbuatan Muhammad Kece
"Kalau seandainya ini tidak ditindaklanjuti para penegak hukum dan pihak kepolisian ya menurut saya kerukunan antar hidup beragama yang merupakan salah satu sendi kehidupan berbangsa dan bernegara akan rusak dan akan terganggu dan akan bisa mengancam stabilitas dalam negeri kita," ujarnya.
Baginya, kondisi yang tak stabil di Indonesia tentu diharapkan semua pihak. Maka dari itu, persoalan ini harus diproses secara hukum.
"Saya minta betul pada aparat penegak hukum, pada aparat kepolisian terutama supaya segera bertindak," katanya.
Sebelumnya, Muhammad Kece dalam siaran YouTubenya menyebut keluarga Nabi Muhammad sebagai pembunuh.
"Bapakmu adalah pembunuh, itu iblis. Siapa yang pembunuh, siapa yang perang badar, itu Muhammad. Muhammad bin Abdullah adalah pemimpin perang badar dan uhud, membunuh dan membinasakan. Jelas ya pembunuh adalah iblis," ujar Kece dalam tayangan YouTubenya.
