Wakil Ketua DPR soal Demo #IndonesiaGelap: Ciri Khas Mahasiswa Seperti Itu

18 Februari 2025 13:04 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Sejumlah mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa di Kawasan Patung Kuda, Jakarta, Senin (17/2/2025). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Sejumlah mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa di Kawasan Patung Kuda, Jakarta, Senin (17/2/2025). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
ADVERTISEMENT
Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) melakukan demo dengan tagar #IndonesiaGelap pada Senin (17/2).
ADVERTISEMENT
Mereka menggelar demo karena menilai beberapa program pemerintah Prabowo-Gibran tidak pro rakyat.
Wakil Ketua DPR, Adies Kadir tidak mempermasalahkan demo mahasiswa. Ia menyebut, demo legal dan diatur dalam aturan perundang-undangan.
“Ya kan sah-sah saja itu kan aspirasi ya dulu kita zaman kuliah juga begitu kita menyampaikan aspirasi dengan berbagai cara-cara dengan kreativitas masing-masing,” kata Adies kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (18/2).
Politisi Golkar itu menyebut, sudah menjadi ciri khas mahasiswa untuk menyampaikan kritik-kritik yang kritis dalam kehidupan berdemokrasi.
“Ya itu kan cara-cara berdemokrasi yang baik menyalurkan aspirasi melalui demo-demo seperti itu memang ciri khas mahasiswa seperti itu,” tuturnya.
Sejumlah mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa di Kawasan Patung Kuda, Jakarta, Senin (17/2/2025). Foto: Abid Raihan/kumparan
Dalam aksi #IndonesiaGelap yang digelar di Jakarta kemarin, Senin (17/2) mahasiwa menyampaikan 13 tuntutan. Berikut isi lengkapnya:
ADVERTISEMENT
Ciptakan pendidikan gratis ilmiah dan demokratis serta batalkan pemangkasan anggaran pendidikan;
Cabut proyek strategis nasional wujudkan reforma agraria sejati;
Tolak revisi undang-undang Minerba. Revisi undang-undang Minerba hanya menjadi alat pembungkam bagi rezim untuk kampus-kampus dan lingkungan akademik ketika bersuara secara kritis;